Penumpang Bus Agra Mas Meninggal Dunia di Perjalanan

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kru Bus Agra Emas dan anggota polres kebumen saat berada di RSUD Soedirman Kebumen

Kru Bus Agra Emas dan anggota polres kebumen saat berada di RSUD Soedirman Kebumen

Kebumen, rewlitapublik.id – Seorang penumpang bus Agra Mas, Tri Suparno (51), meninggal dunia saat dalam perjalanan dari Kabupaten Bogor menuju Yogyakarta pada Selasa dini hari (23/10). Tri Suparno, yang melakukan perjalanan, ditemukan meninggal oleh sopir bus bernama Zaenal Arifin dan kernet Supono saat bus berhenti untuk operan di SPBU Tamanwinangun, Kebumen, sekitar pukul 03.00 WIB.

 

Menurut keterangan sopir bus, penumpang tersebut tidak memberikan respons ketika hendak dibangunkan untuk persiapan operan bus. “Saat kami coba membangunkannya, beliau tidak merespon sama sekali. Kami langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang dan membawa korban ke RSUD dr Soedirman Kebumen,” kata Zaenal Arifin.

Baca Juga :  Juru Parkir Geruduk Mie Gacoan: Tolak Vendor Eksternal, Pertahankan Mata Pencaharian!

 

Setibanya di RSUD dr Soedirman, tim medis yang melakukan pemeriksaan memastikan bahwa Tri Suparno telah meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat serangan jantung atau penyakit yang dideritanya selama perjalanan.

Penumpang Bus Agra Mas Meninggal Dunia di Perjalanan

 

Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kapolsek Kebumen Iptu Wayan Sukedana menyatakan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh pihak Polres Kebumen, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan terhadap korban. “Dari hasil pemeriksaan, tidak ada indikasi penganiayaan. Semua barang-barang milik korban, termasuk barang berharga, masih dalam keadaan utuh,” jelas Iptu Wayan.

Baca Juga :  Polres Trenggalek Amankan Bandar Arisan Bodong,Tersangka Ditangkap di Timor Leste

 

Lebih lanjut, Iptu Wayan juga menambahkan bahwa di dalam tas korban ditemukan sejumlah obat-obatan, termasuk obat hipertensi. “Ini memperkuat dugaan bahwa korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya, kemungkinan besar terkait dengan hipertensi atau komplikasi penyakit lain,” tambahnya.

 

Pihak kepolisian segera menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan kabar duka ini. “Kami sudah menghubungi pihak keluarga korban dan saat ini sedang menunggu kedatangan mereka di RSUD dr Soedirman Kebumen untuk menjemput jenazah,” terang Iptu Wayan.

Baca Juga :  Pangdam XVIII/Kasuari Resmikan Rumah Singgah Brigif TP 84 di Manokwari

 

Keluarga korban diketahui sedang dalam perjalanan ke Kebumen untuk menjemput jenazah Tri Suparno. Mereka akan mengurus kepulangan jenazah dan prosesi pemakaman.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, untuk selalu memeriksakan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh. Terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu, menjaga kesehatan menjadi prioritas penting.

 

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Pihak kepolisian terus mengawal proses pemulangan jenazah hingga serah terima dengan pihak keluarga selesai dilakukan.(*)

Penulis : Wahyudin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Warga Semarang Tengah Bersiap! Simak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini
Wali Kota Aaf Dorong Pejabat Kota Pekalongan Bersepeda ke Kantor
Dugaan Pelanggaran di Puskesmas Petungkriyono: LSM Pejuang 24 Penuhi Panggilan Inspektorat Pekalongan
Diterjang Angin Kencang, Sebuah Bangunan Dapur Milik Lansia di Situbondo Roboh
Pemerhati Sosial Kritik Rencana Larangan Siswa di Situbondo Bawa Motor
Keberadaan Suwardi Masih Misteri, Tim SAR Hentikan Pencarian di Hutan Baluran Setelah Seminggu
Warga Masangan Bongkar Dugaan “Gudang” Oplosan LPG Subsidi: Mobil Kabur Saat Dicegat, Polisi Diminta Segera Gerebek!
Juru Parkir Geruduk Mie Gacoan: Tolak Vendor Eksternal, Pertahankan Mata Pencaharian!
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 08:34 WIB

Warga Semarang Tengah Bersiap! Simak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini

Selasa, 14 April 2026 - 07:10 WIB

Wali Kota Aaf Dorong Pejabat Kota Pekalongan Bersepeda ke Kantor

Selasa, 14 April 2026 - 00:43 WIB

Dugaan Pelanggaran di Puskesmas Petungkriyono: LSM Pejuang 24 Penuhi Panggilan Inspektorat Pekalongan

Selasa, 14 April 2026 - 00:31 WIB

Diterjang Angin Kencang, Sebuah Bangunan Dapur Milik Lansia di Situbondo Roboh

Senin, 13 April 2026 - 23:09 WIB

Pemerhati Sosial Kritik Rencana Larangan Siswa di Situbondo Bawa Motor

Senin, 13 April 2026 - 08:37 WIB

Warga Masangan Bongkar Dugaan “Gudang” Oplosan LPG Subsidi: Mobil Kabur Saat Dicegat, Polisi Diminta Segera Gerebek!

Minggu, 12 April 2026 - 11:48 WIB

Juru Parkir Geruduk Mie Gacoan: Tolak Vendor Eksternal, Pertahankan Mata Pencaharian!

Minggu, 12 April 2026 - 11:37 WIB

Wali Kota Adi Wibowo Hadiri Silaturahmi KAHMI-FORHATI: Tekankan Peran Strategis Kader HMI bagi Pasuruan

Berita Terbaru