Depresi Sakit Menahun, Seorang Pria di Kota Pasuruan Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP korban M gantung diri. (Foto: Koko/realitapublik.id)

i

TKP korban M gantung diri. (Foto: Koko/realitapublik.id)

Kota Pasuruan, realitapublik.id – Laki-laki paruh baya berinisial M (58), warga Perum Graha Indah blok A, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan ditemukan tewas gantung diri, Selasa (22/4/2025), sekitar pukul 18.40 WIB.

 

Informasi yang dihimpun realitapublik.id, korban diduga mengakhiri hidupnya lantaran mengalami depresi akibat penyakit jantung yang dideritanya tidak kunjung sembuh.

 

Ketika ditemukan, korban dalam posisi leher terikat tali yang diikatkan menggunakan ban dan kawat ke fentilasi angin di atas pintu kamar mandi. Korban pertama kali ditemukan oleh menantu dan cucunya.

 

Melihat korban dalam kondisi lehernya terikat dengan tubuh menggantung, menantu dan cucu korban langsung berteriak minta tolong.

Baca Juga :  Praperadilan Kasus Kekerasan Seksual Padepokan Padang Ati Ditolak, PN Tegaskan Penetapan Tersangka Sah

 

Teriakan minta tolong itu terdengar oleh YS selaku anak korban yang juga merupakan saksi kejadian.

 

Saat itu juga YS langsung bergegas menuju sumber suara teriakan minta tolong dari istri dan anaknya (menantu dan cucu korban) yang berada di dekat kamar mandi.

 

Setibanya di depan kamar mandi, YS melihat tubuh korban dalam posisi leher terikat tali yang diikatkan menggunakan ban dan kawat ke fentilasi angin diatas pintu kamar mandi.

 

Baca Juga :  Diduga Cemari Lingkungan dan Gunakan Aset KUD, Pabrik Plastik di Purwosari Dilaporkan ke Polres Pasuruan

Selain itu, YS juga melihat mulut korban mengeluarkan air ludah serta lidah menjulur.

 

Setelah itu tubuh korban diturunkan ke lantai oleh YS bersama istri dan anaknya.

 

Sesaat setelah itu, Ketua RT setempat datang ke rumah korban untuk memastikan kondisi korban dan melaporkan ke kepolisian.

 

Tidak lama kemudian, pihak kepolisian bersama tim Inafis dan bidan sekitar tiba di lokasi kejadian.

 

Ipda Muhammad Junaidi, Kasi Humas Polres Pasuruan Kota menerangkan, pihak Polsek Gadingrejo dan bidan sekitar melakukan identifikasi lokasi dan guna melakukan otopsi. Namun pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan visum et repertum.

 

Baca Juga :  Padukan Nilai Religius dan Kebangsaan, PD PWI-LS Batang Gelar Refleksi Organisasi

“Dari keluarga mengisarahkan itu adalah serangan jantung,” kata Ipda Muhammad Junaidi.

 

Pihak kepolisian mengambil kesimpulan, bahwa kejadian tersebut murni gantung diri dan akibat kejadian tersebut nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

 

“Jadi menurut keterangannya pihak identifikasi bahwa memang benar itu adalah bunuh diri murni sudah diketahui ada cairan yang keluar dari alat kelamin, lanjut ke alat gantung diri ada, dan jeratan talinya juga ada, dan menurut ahlinya dipastikan itu murni bunuh diri,” pungkas Ipda Muhammad Junaidi.(*)

Penulis : Koko

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain
Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras
Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi
Berita ini 1,325 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras

Jumat, 4 September 2026 - 08:06 WIB

Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi

Berita Terbaru