Pembongkaran Puluhan Bangunan PKL di Sekitar Stasiun Kota Pasuruan, Pedagang Meratap

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA PASURUAN realitapublik.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember melakukan penataan dan penertiban dengan melakukan pembongkaran pada puluhan bangunan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Stasiun Kota Pasuruan. Fokus penataan ini adalah pada jalur pintu masuk parkiran dan trotoar di kawasan stasiun. Senin (26/5/2025).

 

Walikota Pasuruan, Adi Wibowo, di dampingi Wakil walikota Nawawi memimpin langsung penataan dan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stasiun Kota Pasuruan. Penertiban ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan, PT KAI, TNI-POLRI, Dishub, Satpol-PP, dan Pemadam Kebakaran.

 

“Kami selaku pemerintah ingin memberikan keadilan kepada semua, keadilan bagi pejalan kaki, bagi masyarakat yang berdagang, maupun masyarakat yang memanfaatkan akses transportasi atau akses publik, dalam waktu beberapa hari kedepan akan diselesaikan apa yang sudah menjadi perencanaan dan sosialisasi kepada masyarakat,” terang Walikota Pasuruan.

Baca Juga :  Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

 

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa kegiatan ini telah didahului dengan tahapan himbauan dari sesudah tidak ada perjanjian kontrak dan sebelumnya sudah sosialisasi kepada para pedagang akan ada penataan dan penertiban.

 

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Penataan dan penertiban ini, untuk mengembalikan fungsi trotoar dan akses stasiun tertata baik. Kebersihan kawasan stasiun menjadi prioritas utama, agar masyarakat dapat menikmati lingkungan yang nyaman dan bersih,” jelasnya.

Baca Juga :  Di Balik Korupsi 10 Proyek PALI: KPAK Desak Jaksa Bongkar Aktor Intelektual
Alat berat saat merobohkan puluhan bangunan yang berada disekitar pintu masuk stasiun kereta api Kota Pasuruan.

Puluhan pedagang yang terdampak penertiban hanya bisa menyaksikan dengan perasaan tidak berdaya saat bangunan mereka dirobohkan oleh alat berat yang dikawal ketat oleh petugas. Mereka tampaknya tidak bisa berbuat banyak menghadapi tindakan tegas dari pihak berwenang dalam penertiban tersebut.

 

Seorang ibu pedagang mengungkapkan kekecewaan dan ratapan hatinya karena bangunan lapaknya dibongkar dalam penertiban.Dengan nada sedih, ia mempertanyakan di mana mereka bisa berjualan sekarang setelah lapak mereka dibongkar. Suasana haru dan kecewa terlihat jelas dalam ekspresi dan kata-katanya, mewakili perasaan puluhan pedagang lainnya yang berada dalam situasi serupa.

Baca Juga :  Cegah Kepunahan Sejarah, LSPB Dorong Dokumentasi Tradisi Lisan Curahsuri

 

“Sekarang saya bingung mencari nafkah, mau jualan dimana, sedangkan kita belum mendapatkan tempat baru untuk berdagang. Memang kami disuruh pindah, tapi sampai detik ini banyak pedagang yang belum mendapatkan lokasi baru buat berjualan,” ratap ibu pedagang.

 

Ia berharap Pemerintah Kota maupun para tokoh masyarakat yang berkompetensi dapat membantu memikirkan dan memperjuangkan nasib para pedagang yang kehilangan tempat berjualan dan mencari solusi yang tepat untuk mereka.

Penulis : Chu

Editor : Saichu

Berita Terkait

Menuntut Kepastian Hukum Satu Dekade, Sidang Praperadilan Kasus Mangkrak Lahan Bukir di PN Pasuruan Masuki Agenda Pembuktian
Di Balik Korupsi 10 Proyek PALI: KPAK Desak Jaksa Bongkar Aktor Intelektual
Mengabdi untuk Pendidikan dan Bangsa, Ini Rekam Jejak Panjang Prof. Warsito
Bentengi Diri dari Korupsi, Pejabat Struktural Kecamatan Suboh Ikuti Program PADI KPK
Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota
Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan
Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk
Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:14 WIB

Menuntut Kepastian Hukum Satu Dekade, Sidang Praperadilan Kasus Mangkrak Lahan Bukir di PN Pasuruan Masuki Agenda Pembuktian

Selasa, 3 November 2026 - 13:36 WIB

Di Balik Korupsi 10 Proyek PALI: KPAK Desak Jaksa Bongkar Aktor Intelektual

Senin, 2 November 2026 - 14:22 WIB

Mengabdi untuk Pendidikan dan Bangsa, Ini Rekam Jejak Panjang Prof. Warsito

Senin, 2 November 2026 - 12:33 WIB

Bentengi Diri dari Korupsi, Pejabat Struktural Kecamatan Suboh Ikuti Program PADI KPK

Minggu, 1 November 2026 - 19:00 WIB

Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota

Minggu, 1 November 2026 - 15:24 WIB

Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum

Berita Terbaru