Atlet Sepeda Sulbar Berjuang Sendirian di Kejurnas Banyuwangi 2025

- Jurnalis

Jumat, 27 Juni 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi realitapublik.id – Muhamad Yahya Usman, atlet muda asal Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menunjukkan semangat juangnya di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2025 di Banyuwangi. Berangkat seorang diri mewakili Provinsi Sulbar, pemuda berusia 19 tahun itu tetap optimistis bersaing di kelas men junior.

 

Lulusan SMA Negeri 1 Polewali ini menjadi satu-satunya wakil dari Sulbar dalam Kejurnas kali ini. Ia mengungkapkan, keputusan berangkat sendiri bukan hal baru.

Baca Juga :  Kreator dan Jurnalis Keluhkan Jaringan Internet Hilang Saat Aksi di Depan Gedung DPR RI

 

“Kata dari Pengprov, dana hanya cukup untuk memberangkatkan satu atlet saja. Jadi saya berangkat sendiri,” ujar Yahya saat ditemui di Homestay Flamboyan Inn, tempat ia menginap selama Kejurnas, di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah.

Baca Juga :  Pimpinan DPR Berjanji Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Sebelum 15 Desember 2026

 

Kondisi serupa juga dialaminya saat mengikuti Kejurnas Balap Sepeda di Batam sebelumnya. Meski bertarung tanpa tim, Yahya berhasil membawa pulang dua medali perunggu dan satu perak di nomor men junior.

 

Ini bukan kali pertama Yahya tampil di Kejurnas Banyuwangi. Pada tahun 2022, ia juga ikut serta namun saat itu bersama tim. Kini, di usianya yang ke-19, ia kembali ke lintasan Banyuwangi dengan tekad pribadi yang kuat.

Baca Juga :  Militansi Tanpa Batas! Rombongan MWC NU Jatibanteng Siap Hijaukan Muktamar ke-35 di Jombang

 

Yahya berharap, keikutsertaannya dapat membuka mata berbagai pihak akan pentingnya dukungan terhadap potensi atlet muda di daerah, terutama dari provinsi yang minim fasilitas dan pembiayaan olahraga.

Penulis : Dhony

Editor : Red

Berita Terkait

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster
Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Jumat, 11 September 2026 - 22:39 WIB

Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster

Jumat, 11 September 2026 - 21:23 WIB

Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

Warga Bojong Amankan Sekelompok Remaja dan Enam Celurit

Selasa, 15 Sep 2026 - 00:52 WIB