Polres Pasuruan Kota Tangkap Komplotan Pencuri Motor, Beraksi di 16 Lokasi

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA PASURUAN realitapublik.id – Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan Kota berhasil menangkap 6 pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di 16 lokasi berbeda dalam rentang waktu Juli hingga Agustus. Komplotan ini merupakan residivis yang sudah beraksi sejak tahun 2003.

 

Kasat Reskrim Iptu Choirul Mustofa memaparkan, ke enam tersangka memiliki peran masing-masing. Tersangka I dan S beraksi di tiga lokasi, yaitu Kecamatan Kejayan dan Kecamatan Kraton.

Baca Juga :  Dua Kecamatan di Lampung Utara Akhirnya Diguyur Hujan Deras, Redakan Suhu Panas dan Debu Vulkanik

 

Sementara itu, MM dan SA terlibat di lima lokasi kejadian. Mereka dikenal sebagai spesialis pencurian di wilayah Gempol, Rejoso, Sidoarjo, Tanggulangin, dan Sukorejo.

 

Dua tersangka lain, US dan TP, melakukan aksinya di tiga tempat, yaitu Sidoarjo, wilayah Purworejo, dan di kantor Veteran Merah Putih.

Baca Juga :  Usai Ditetapkan Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Tandatangani Kontrak Jam'iyyah

 

Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti berupa enam unit sepeda motor, kunci “T”, serta pakaian yang digunakan para pelaku saat beraksi.

“Saat ini, kami terus berusaha menangkap pelaku lain yang terlibat, baik yang masuk daftar pencarian orang (DPO), penadah, maupun anggota komplotan lainnya,” ujar Iptu Choirul Mustofa. Rabu (3/9/25)

Baca Juga :  Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

 

“Mohon doa, semoga wilayah hukum Polres Pasuruan Kota tetap aman dan kondusif, khususnya dari kejahatan curanmor,” imbuhnya.

 

Atas perbuatannya, ke enam tersangka dijerat Pasal 363 Ayat 1 dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun.

Penulis : Chu

Editor : Red

Berita Terkait

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di SKNC 2026
Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Polres Tulang Bawang Barat Ungkap Kasus Pencurian Gas LPG di Pagar Dewa
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:52 WIB

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di SKNC 2026

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 17:47 WIB

Polres Tulang Bawang Barat Ungkap Kasus Pencurian Gas LPG di Pagar Dewa

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

Warga Bojong Amankan Sekelompok Remaja dan Enam Celurit

Selasa, 15 Sep 2026 - 00:52 WIB