Di Tengah Konflik PBNU, KH Marzuki Mustamar Serukan Umat NU Manut Dawuh Masyayikh & Desak Penggalangan Dana Bencana

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH Marzuki Mustamar berikan ceramah di Masjid Sabilillah (Bil/Saichu realitapublik)

i

KH Marzuki Mustamar berikan ceramah di Masjid Sabilillah (Bil/Saichu realitapublik)

MALANG realitapublik.id – Di tengah krisis kepengurusan yang melanda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marzuki Mustamar, Ketua PWNU periode sebelumnya, mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk tetap menjaga kekompakan, berpegang pada “dawuh” (perintah) para masayikh, dan fokus pada amal ibadah.

 

Pesan tersebut disampaikan KH Marzuki seusai kegiatan kajian rutin, istighosah, dan pembacaan Hizb Nashor di Masjid Sabilillah, Blimbing, Malang, Selasa malam (2/12/2025).

 

KH Marzuki Mustamar menyoroti istighosah rutin yang digelar merupakan respons terhadap situasi terkini.

“Kondisi NU saat ini hendaknya dipahami dengan kacamata adab kepada para ulama sepuh. Karena kita diperintah istighosah, berarti menurut waskito batin mereka, situasinya ini ada yang perlu diistighosahi,” ujar pengasuh Pesantren Sabilurrosyad ini.

Baca Juga :  Menentukan Pemimpin Baru Selomukti, Peserta Musdes Pilkades PAW Salurkan Hak Suara

 

Menanggapi konflik di tubuh PBNU (yang hingga kini penyelesaiannya masih terpegang pada keputusan rapat harian Syuriyah mencopot Yahya Cholil Staquf), Kyai Marzuki menegaskan bahwa umat di bawah cukup fokus pada ketenangan dan amal ibadah.

 

“Yang atas itu urusan atas. Kita yang di bawah menerima matang… Konflik antartokoh besar (bimâ jarâ bainal ashâbi), kita diam saja,” tegasnya, mengutip rumus ulama masa lalu.

 

Baca Juga :  Camat Bungatan, Yogie: Korupsi Ibarat Api yang Harus Dipadamkan Sejak Dini

Selain urusan organisasi, Kyai Marzuki menyoroti musibah besar yang melanda Indonesia (dari Sumatra hingga Semeru). Beliau mendorong adanya komando resmi untuk penggalangan dana dari tubuh NU.

 

“Jamaah dulu bisa mengumpulkan miliaran. Tapi ini butuh komando agar tidak terjadi fitnah. Mestinya ada penggalangan dana, tapi nunggu perintah,” ucap Kyai.

 

Ia pun mendesak lembaga terkait, khususnya pengurus dan Lazisnu, untuk segera menginisiasi penggalangan dana. “Siapa pun yang situasi ini menginginkan kerukunan, InsyaAllah musibah bisa jauh. Tapi kalau malah tukaran, khawatir musibah tambah besar.”

 

Lebih lanjut, Kyai Marzuki menyampaikan wejangan untuk seluruh bangsa Indonesia, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang melakukan pengetatan anggaran.

Baca Juga :  Sama-Sama Pengedar tapi Berkas Dipisah, Kuasa Hukum Terdakwa Kasus Narkoba Siap Lapor Jamwas dan Ombudsman

“Presiden saja prihatin, mengencangkan ikat pinggang. Maka jajaran eksekutif, yudikatif, DPR juga harus begitu. Jangan jor-joran anggaran, jangan beli mobil, jangan beli peralatan baru kalau yang lama masih bisa dipakai.”

 

Ia menegaskan, jika penghematan dilakukan serius, dana yang tersisa dapat diprioritaskan untuk membantu korban musibah di berbagai daerah.

 

Menutup pesannya, Kyai Marzuki mengingatkan bahwa kekuatan umat terletak pada kerukunan. “Al-jama’atu rahmah, wal-furqatu ‘adzab. Rukun itu mendatangkan rahmat dan barokah. Pecah belah justru mendatangkan bencana.”

Penulis : Bil/Chu

Berita Terkait

Gandeng Pengemudi Ojol, Satlantas Polres Lampung Utara Gencarkan Edukasi Kamseltibcar Lantas
Jelang Sertijab Kapolres Tubaba, Tim Verifikasi Itwasda Polda Lampung Periksa Administrasi dan Anggaran
Disela Agenda Kerja, Menteri PKP Maruarar Sirait Blusukan dan Nikmati Kuliner di Festival Malang Djadoel 3
Heboh! Kuitansi Seragam Rp970 Ribu di Batang, Disdikbud Tegaskan Hanya Difasilitasi Lewat Koperasi
Bupati Indramayu Gelontorkan Hibah Rp13 Miliar untuk Kesejahteraan Guru Madrasah
Heboh Rincian Seragam SMABA Capai Rp3,1 Juta, Intip Aturan Tegas Dindik Jatim
Peringati HUT ke-75 IBI, Bidan Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Dinilai Berlebihan, Ketua IWO Lampung Tolak Penghargaan dari Polda
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:48 WIB

Gandeng Pengemudi Ojol, Satlantas Polres Lampung Utara Gencarkan Edukasi Kamseltibcar Lantas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:35 WIB

Jelang Sertijab Kapolres Tubaba, Tim Verifikasi Itwasda Polda Lampung Periksa Administrasi dan Anggaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:01 WIB

Disela Agenda Kerja, Menteri PKP Maruarar Sirait Blusukan dan Nikmati Kuliner di Festival Malang Djadoel 3

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:06 WIB

Heboh! Kuitansi Seragam Rp970 Ribu di Batang, Disdikbud Tegaskan Hanya Difasilitasi Lewat Koperasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:59 WIB

Bupati Indramayu Gelontorkan Hibah Rp13 Miliar untuk Kesejahteraan Guru Madrasah

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:49 WIB

Peringati HUT ke-75 IBI, Bidan Lampung Utara Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:32 WIB

Dinilai Berlebihan, Ketua IWO Lampung Tolak Penghargaan dari Polda

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:34 WIB

Diduga Tabrak Aturan RTRW, Proyek Koperasi Desa Merah Putih Hadapi Masalah Serius

Berita Terbaru