Komisi III DPRD Tubaba Berang, Desak PUPR Audit Proyek Lapen CV Windi Jaya Putra yang Diduga ‘Asal Jadi’

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edi Adwar, anggota komisi III DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (foto: Rody Sandra Realita Publik)

i

Edi Adwar, anggota komisi III DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (foto: Rody Sandra Realita Publik)

TULANG BAWANG BARAT realitapublik.id – Dugaan pengerjaan proyek infrastruktur jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) yang serampangan di Tiyuh Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, memicu reaksi keras dari kalangan legislatif. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Edi Adwar, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera turun ke lokasi dan bertanggung jawab atas buruknya kualitas pekerjaan tersebut, Kamis (25/12/2025).

 

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Windi Jaya Putra ini menjadi sorotan setelah ditemukan berbagai kejanggalan teknis yang dinilai hanya menguntungkan pihak rekanan tanpa memikirkan daya tahan bangunan.

 

Edi Adwar mengungkapkan kekecewaannya setelah menerima laporan dan melihat bukti dokumentasi pekerjaan sepanjang kurang lebih 300 meter tersebut. Menurutnya, kualitas material yang digunakan sangat meragukan.

Baca Juga :  Buntut Video Cambuk Viral di KPPG Bogor, Badan Gizi Nasional Copot Jabatan Korwil Purwakarta

 

“Dilihat dari pekerjaannya, sudah jelas susunan batu sangat jarang (renggang). Selain itu, ada material yang diduga batu kapur (kualitas rendah). Jangan keterlaluan mencari untung, jaga kualitas agar jalan ini bisa bertahan lama dinikmati masyarakat,” tegas Edi Adwar dengan nada geram.

 

Politisi Partai Demokrat ini juga mempertanyakan kinerja konsultan pengawas yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan pengerjaan sesuai spesifikasi (spek). “Fungsi konsultan itu mengawasi. Jika pekerjaan asal-asalan atau volume tidak sesuai, konsultan harus jeli. Jangan sampai pembangunan dilakukan asal jadi hanya untuk mengejar target waktu,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek senilai Rp198.829.000 ini dilaporkan selesai dalam waktu yang sangat singkat, yakni kurang dari dua hari. Hal ini memperkuat dugaan adanya prosedur yang dilewati demi efisiensi biaya rekanan.

 

Senada dengan legislatif, Ketua LSM TRINUSA Kabupaten Tubaba, Masdar, juga mendesak evaluasi total terhadap rekanan pelaksana. “Kami minta Dinas PU dan DPRD turun langsung mengecek. Kami duga ini dikerjakan asal jadi,” kata Masdar.

 

Data Teknis Proyek Sebagai Berikut:

Pekerjaan: Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Mulya Kencana (RK 1/RT 04).

Sumber Dana: APBD Kabupaten Tubaba 2025 (Dinas PUPR).

Baca Juga :  Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

Nomor Kontrak: 600/62/kontrak/dpupr/XI/2025.

Pagu Anggaran: Rp198.829.000.

Pelaksana: CV. Windi Jaya Putra.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PUPR Kabupaten Tubaba belum memberikan keterangan resmi. Sikap bungkam dari pihak dinas ini justru memperkuat kecurigaan publik mengenai lemahnya proses tender dan pengawasan lapangan.

 

Edi Adwar memastikan bahwa Komisi III akan mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kami akan pastikan ada audit kembali terhadap pekerjaan ini. Saya berharap Dinas PUPR tegas agar hal-hal seperti ini tidak terulang setiap tahun. Jangan biarkan ada kesan proyek ‘asal jadi’ tumbuh subur di Tubaba,” pungkasnya.

Penulis : Rody Sandra

Editor : Chu

Berita Terkait

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Berita Terbaru