KOTA PASURUAN, Realitapublik.id — Jantung Kota Pasuruan, tepatnya di sepanjang Jalan Pahlawan, berubah menjadi pusat kemeriahan dengan digelarnya event “Car Free Day & Night – Heritage in Harmony”. Acara yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu (7-8 Februari 2026) ini digelar Pemerintah Kota Pasuruan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340.
Event ini menyuguhkan perpaduan apik antara pelestarian budaya (heritage), hiburan rakyat, hingga pemberdayaan ekonomi lokal melalui pameran UMKM dan Dekranasda.
Di tengah deretan stan UMKM yang memadati lokasi, ada satu sosok yang mencuri perhatian pengunjung. H. Kasan Soleh, mantan pemain sepak bola legendaris Persekabpas, turut berpartisipasi dengan cara yang unik dan inspiratif.
Alih-alih mencari keuntungan besar, H. Kasan Soleh menjual Nasi Rawon dengan harga yang sangat fantastis, yakni hanya Rp2.000 per porsi. Aksi sosial bertajuk berbagi ini langsung diserbu warga yang hadir di Car Free Night Sabtu malam.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa mengisi acara dengan menjual nasi rawon buat warga Pasuruan. Ini bentuk syukur kami bisa berbagi dengan warga di hari jadi kota tercinta,” ujar H. Kasan Soleh, Sabtu (07/02/2026).
Pada hari pertama, ia menyediakan sekitar 200 porsi, dan rencananya jumlah tersebut akan digandakan menjadi 400 porsi untuk melayani warga pada hari Minggu esok.

Pemerintah Kota Pasuruan telah menyusun agenda padat untuk memanjakan warga selama dua hari penuh:
Sabtu Malam (Car Free Night): Dimeriahkan oleh seni Bantengan, Musik Melayu, serta pameran produk unggulan dari Kadin dan Dekranasda.
Minggu Pagi (Car Free Day): Menampilkan prosesi sakral Kirab Pataka, Festival Jajanan Jadul, parade Sepeda Kuno, dan bazar UMKM lokal.
Minggu Malam (Car Free Night): Penutupan kemeriahan dengan penampilan Band, seni Bantengan, dan pameran ekonomi kreatif.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga ruang bagi warga untuk merawat warisan budaya sekaligus mendukung produk lokal. Melalui tema Heritage in Harmony, Jalan Pahlawan yang dikenal dengan bangunan bersejarahnya menjadi saksi betapa guyubnya masyarakat Kota Pasuruan.
Pemerintah Kota berharap momentum hari jadi ke-340 ini menjadi batu pijakan untuk menjadikan Pasuruan sebagai kota yang mandiri, harmonis, dan membanggakan bagi seluruh warganya.
Penulis : Saichu







