Diduga Cabuli Puluhan Santriwati, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Dicokok Polisi

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PEKALONGAN realitapublik.id — Aparat Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan Kota mengamankan Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Padepokan Padang Ati yang berlokasi di Desa Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2026) pagi.

 

Penangkapan ini dilakukan menyusul adanya dugaan kasus kekerasan seksual berupa pencabulan yang dilakukan oleh pelaku terhadap sejumlah santriwati di lingkungan institusi pendidikan tersebut.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian telah menghimpun keterangan resmi dari 6 orang korban yang berada dalam rentang usia 17 hingga 25 tahun. Kendati demikian, pihak berwajib mensinyalir bahwa jumlah korban dalam kasus tindakan asusila ini jauh lebih banyak daripada laporan yang sudah diterima.

Baca Juga :  Kronologi Penyelamatan Nelayan Situbondo yang Hilang Kontak, Dievakuasi Sesama Nelayan

 

Guna memfasilitasi para korban lain yang ingin bersuara, Polres Pekalongan Kota secara resmi membuka Posko Pengaduan khusus kekerasan seksual.

 

“Kami membuka Posko Pengaduan karena adanya indikasi kuat mengenai tambahan korban lain. Berdasarkan informasi awal, jumlah terduga korban yang belum berani melapor diperkirakan mencapai lebih dari 25 orang,” ujar Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi.

 

Sebelum proses penahanan dilakukan, situasi di sekitar area Padepokan Padang Ati sempat mencekam. Sekelompok massa yang tergabung dalam organisasi masyarakat (ormas) Yakuza Mangenes mendatangi lokasi pada Rabu pagi untuk menuntut pertanggungjawaban langsung dari pimpinan padepokan.

Baca Juga :  Cetak Aparatur Berkarakter, BPSDM Jatim dan Rindam V/Brawijaya Gelar Latsar CPNS 2026

 

Juru bicara ormas Yakuza Mangenes, Eko Ebes, menyatakan bahwa pihaknya telah menghimpun puluhan aduan dari mantan santriwati. Guna memicu keberanian santri lain untuk ikut bersuara, beberapa korban bahkan dihadirkan langsung untuk memberikan kesaksian di depan ratusan santri yang masih menetap di padepokan.

 

“Jumlah ini belum termasuk kasus yang sebelumnya sempat viral mengenai adanya santriwati yang hamil dan melahirkan. Kami menduga kuat kasus tersebut juga berkaitan erat dengan tindakan bejat pelaku,” ungkap Eko Ebes.

Baca Juga :  3 Jam Dicari Tim SAR Gabungan, Pemuda Diduga Depresi Akhirnya Ditemukan

 

Guna mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri oleh massa yang telanjur emosional, petugas kepolisian bergerak cepat mengevakuasi Abdul Khalim Fadlun dari lokasi kejadian menuju Mapolres Pekalongan Kota.

 

Hingga saat ini, terduga pelaku masih menjalani proses pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim). Sementara itu, sejumlah saksi dan korban juga tengah dimintai keterangan tambahan guna memperkuat alat bukti hukum di pengadilan. (*)

Penulis : Wagiono

Berita Terkait

Gempa M5,1 Guncang Tenggara Jember, BMKG: Terasa hingga Bali, Tidak Berpotensi Tsunami
Kronologi Penyelamatan Nelayan Situbondo yang Hilang Kontak, Dievakuasi Sesama Nelayan
Tuntut Kejelasan Dana Puluhan Miliar, Ratusan Nasabah Geruduk Rumah Ketua BMT Mitra Umat Pekalongan
Cetak Aparatur Berkarakter, BPSDM Jatim dan Rindam V/Brawijaya Gelar Latsar CPNS 2026
Didampingi Wakil Bupati, Pelaku Penembakan ASN di Metro Serahkan Diri ke Polres Lampung Utara
Dugaan Praktik Jual Beli Bedak Miliaran Rupiah di Pasar Gadang, Diskopindag Kota Malang Disorot!
Geger! Warga Situbondo Temukan Jasad Pria Asal Bondowoso Mengambang di Sungai Locancang
Geger! Santriwati Pekalongan Melahirkan “Tanpa Hubungan”, Ini Faktanya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:49 WIB

Diduga Cabuli Puluhan Santriwati, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Dicokok Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:39 WIB

Gempa M5,1 Guncang Tenggara Jember, BMKG: Terasa hingga Bali, Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:35 WIB

Kronologi Penyelamatan Nelayan Situbondo yang Hilang Kontak, Dievakuasi Sesama Nelayan

Senin, 25 Mei 2026 - 16:43 WIB

Tuntut Kejelasan Dana Puluhan Miliar, Ratusan Nasabah Geruduk Rumah Ketua BMT Mitra Umat Pekalongan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:12 WIB

Cetak Aparatur Berkarakter, BPSDM Jatim dan Rindam V/Brawijaya Gelar Latsar CPNS 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 05:56 WIB

Didampingi Wakil Bupati, Pelaku Penembakan ASN di Metro Serahkan Diri ke Polres Lampung Utara

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:05 WIB

Dugaan Praktik Jual Beli Bedak Miliaran Rupiah di Pasar Gadang, Diskopindag Kota Malang Disorot!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:08 WIB

Geger! Warga Situbondo Temukan Jasad Pria Asal Bondowoso Mengambang di Sungai Locancang

Berita Terbaru