Tersebar di 5 Provinsi, Ini 9 Pesantren Kandidat Tuan Rumah Muktamar NU

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

i

Ilustrasi

REALITAPUBLIK.ID — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi membentuk Tim Survei untuk mematangkan persiapan menjelang gelaran Muktamar Ke-35 NU yang dijadwalkan pada 1–5 Agustus 2026. Tim ini bertugas memverifikasi kelayakan sembilan pondok pesantren di lima provinsi yang menjadi kandidat kuat tuan rumah.

Langkah ini merupakan rekomendasi resmi hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, pada 20–22 Juni 2026 lalu.

Rincian Agenda Survei

  • Jadwal Lapangan: Sabtu–Ahad, 4–5 Juli 2026.
  • Pimpinan Tim: Dipimpin langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU, Kiai Ahmad Said Asrori, bersama Sekretaris SC, Prof. Dr. Muhammad Nuh.
  • Fokus Penilaian: Memverifikasi kelayakan sarana fisik, kesiapan infrastruktur, kapasitas akomodasi, serta aspek keamanan dan spiritual.
Baca Juga :  Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia

 

Daftar 9 Pesantren Kandidat Tuan Rumah

Berdasarkan data resmi PBNU, berikut adalah sembilan pesantren yang masuk dalam radar peninjauan tim teknis:

1. Sumatra Barat: Pondok Pesantren Syekh Al-Falah (Padang).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Skala Besar

2. DKI Jakarta: Pondok Pesantren Al-Hamid dan Pondok Pesantren Daarurrahman.

3. Jawa Barat: Pondok Pesantren Buntet, Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, dan Pondok Pesantren Kempek (Cirebon).

4. Jawa Timur: Pondok Pesantren Lirboyo (Kediri).

5. Nusa Tenggara Barat (NTB): Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu (Lombok).

Selain sembilan titik utama tersebut, tim juga menjadwalkan kunjungan khusus ke Pondok Pesantren Tambakberas di Jombang, Jawa Timur. Lokasi ini dibidik secara spesifik sebagai opsi tempat upacara pembukaan muktamar.

Target Keputusan Final

Baca Juga :  Pusaran Korupsi Batu Bara PLN, dari Status Tersangka Eks Jampidsus hingga Nama Dirut

Wakil Ketua Umum PBNU, H. Amin Said Husni, menjelaskan bahwa seluruh hasil peninjauan lapangan akan langsung dilaporkan dalam Rapat Harian Syuriyah-Tanfidziyah PBNU pada Selasa, 7 Juli 2026.

“Insyaallah, pada Rapat Harian Syuriyah-Tanfidziyah tanggal 7 Juli itu sudah bisa diputuskan mengenai lokasi Muktamar yang final,” ujar Amin Said Husni melalui rilis resmi PBNU di Portal NU Online. Pertemuan tersebut juga akan memfinalisasi materi pembahasan muktamar serta mematangkan Daftar Peserta Tetap (DPT) yang ditargetkan rampung pertengahan Juli 2026.(*)

Penulis : Tim/red

Berita Terkait

Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia
Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global
MENGUJI KEHADIRAN NEGARA, LSM PEJUANG 24 Desak Usut Tuntas Dugaan Adopsi Ilegal Bayi FZ di Pekalongan
Pemerintah Pertahankan Tarif Listrik Kuartal III 2026 demi Stabilitas Ekonomi
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Amankan Pasokan LPG Nasional
Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Skala Besar
Pusaran Korupsi Batu Bara PLN, dari Status Tersangka Eks Jampidsus hingga Nama Dirut
Kunjungi Exit Tol Situbondo, Wapres Gibran Pacu Percepatan Investasi Koridor Jatim
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:20 WIB

Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:58 WIB

Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:51 WIB

MENGUJI KEHADIRAN NEGARA, LSM PEJUANG 24 Desak Usut Tuntas Dugaan Adopsi Ilegal Bayi FZ di Pekalongan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:54 WIB

Pemerintah Pertahankan Tarif Listrik Kuartal III 2026 demi Stabilitas Ekonomi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:40 WIB

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Amankan Pasokan LPG Nasional

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:57 WIB

Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Skala Besar

Senin, 13 Juli 2026 - 10:32 WIB

Pusaran Korupsi Batu Bara PLN, dari Status Tersangka Eks Jampidsus hingga Nama Dirut

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:11 WIB

Kunjungi Exit Tol Situbondo, Wapres Gibran Pacu Percepatan Investasi Koridor Jatim

Berita Terbaru