Pengadaan LKS di SDN 3 Besuki Dikeluhkan Wali Murid, Pertanyakan Asas Sukarela

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SITUBONDO, realitapublik.id — Praktik penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) di lingkungan sekolah dasar kembali memicu keresahan. Kali ini, sejumlah wali murid SD Negeri 3 Besuki, Kabupaten Situbondo, mengeluhkan tingginya beban biaya pembelian LKS yang dipatok antara Rp140.000 hingga Rp150.000 per siswa.

 

Berdasarkan dokumen yang diperoleh awak media, paket LKS yang ditawarkan mencakup beberapa mata pelajaran, baik untuk kebutuhan pembelajaran satu semester maupun satu tahun ajaran penuh. Kendati pihak sekolah memberikan skema pembayaran secara mengangsur (dicicil), hal tersebut tak lantas menyurutkan kegelisahan para orang tua murid.

Baca Juga :  Diduga Memicu Keracunan Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang, Operasional SPPG Karangturi Dihentikan Sementara

 

Para wali murid mempertanyakan kejelasan status pengadaan buku kerja tersebut, apakah bersifat wajib atau sekadar imbauan sukarela. Keadaan ini memicu kekhawatiran psikologis bagi para orang tua jika tidak membeli LKS untuk anak mereka.

 

“Kalau memang sifatnya tidak wajib, kami berharap jangan sampai anak-anak yang tidak membeli LKS merasa dibedakan atau dikucilkan dalam proses pembelajaran di kelas,” ujar salah seorang wali murid yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Baca Juga :  Gedung Rusak dan Atap Bocor, SDN 7 Tumijajar Desak Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah

 

Menanggapi keluhan tersebut, Koordinator Wilayah (Korwil) / Pengawas Pendidikan Kecamatan Besuki memberikan penegasan bahwa pengadaan LKS tidak pernah diwajibkan kepada para siswa.

 

“LKS itu tidak diwajibkan, Mas. Jika ada wali murid yang merasa keberatan, mereka berhak menolak dan dapat mengoordinasikannya secara langsung dengan pihak sekolah,” tegasnya saat dikonfirmasi media.

 

Guna menjaga perimbangan berita (cover both sides), awak media telah mendatangi SD Negeri 3 Besuki untuk melakukan konfirmasi langsung. Namun, Kepala Sekolah tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp hingga berita ini diturunkan juga belum mendapatkan tanggapan resmi.

Baca Juga :  Rayakan Hari Anak, TP PKK Situbondo Padukan Layanan Kesehatan dan Inovasi 'Becak Mapan' di SDN 1 Tamansari

 

Persoalan berulang terkait jual-beli LKS di awal tahun ajaran ini kini mendorong masyarakat untuk mendesak transparansi pengadaan serta pembiayaan bahan ajar dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo. Publik berharap adanya kepastian hukum agar asas edukasi yang inklusif dan tanpa diskriminasi benar-benar diterapkan bagi seluruh peserta didik.

Editor : Red

Berita Terkait

SMK Untung Suropati Pasuruan Jadi Tuan Rumah Kualifikasi GYC Free Fire 2026
Wali Murid SMAN 2 Kota Pasuruan Keluhkan Beban Biaya Seragam dan Iuran Komite
Diduga Memicu Keracunan Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang, Operasional SPPG Karangturi Dihentikan Sementara
Hendak Dikonfirmasi Soal Seragam, SMKN 1 Singosari Diduga Libatkan Babinsa Saring Wartawan
Gedung Rusak dan Atap Bocor, SDN 7 Tumijajar Desak Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah
Atap Rusak Parah, SMP IT As Salam Tumijajar Desak Pemerintah Turun Tangan
Rayakan Hari Anak, TP PKK Situbondo Padukan Layanan Kesehatan dan Inovasi ‘Becak Mapan’ di SDN 1 Tamansari
KKN Kolaboratif Unej-Unars Garap Pupuk Bokashi dan Digitalisasi UMKM di Desa Mojodungkol
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Pengadaan LKS di SDN 3 Besuki Dikeluhkan Wali Murid, Pertanyakan Asas Sukarela

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:56 WIB

SMK Untung Suropati Pasuruan Jadi Tuan Rumah Kualifikasi GYC Free Fire 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Wali Murid SMAN 2 Kota Pasuruan Keluhkan Beban Biaya Seragam dan Iuran Komite

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Diduga Memicu Keracunan Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang, Operasional SPPG Karangturi Dihentikan Sementara

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Hendak Dikonfirmasi Soal Seragam, SMKN 1 Singosari Diduga Libatkan Babinsa Saring Wartawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:27 WIB

Gedung Rusak dan Atap Bocor, SDN 7 Tumijajar Desak Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:20 WIB

Atap Rusak Parah, SMP IT As Salam Tumijajar Desak Pemerintah Turun Tangan

Senin, 27 Juli 2026 - 17:21 WIB

Rayakan Hari Anak, TP PKK Situbondo Padukan Layanan Kesehatan dan Inovasi ‘Becak Mapan’ di SDN 1 Tamansari

Berita Terbaru