Polres Tulang Bawang Barat Bersama Instansi Terkait Gelar Simulasi Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 02:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubaba realitapublik.id— Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung melakukan Simulasi Penanganan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, bersama TNI, BPBD dan insan pemerintah lainnya, berlangsung di depan Halaman Mapolres Tubaba, Kamis (06/11/2025)

 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni,S.I.K, M,I.K. yang mana ia memberikan arahan kepada para Kasatfung dan Dinas terkait mengenai narasi dan mekanisme simulasi penanganan Bencana Banjir, Karhutla dan Angin Puting Beliung.

 

Menurutnya, Penanganan Tanggap Darurat Bencana Alam Bencana Banjir, Karhutla dan Angin Puting Beliung dengan skenario sebagai berikut :

1. Piket Call Center 110 menerima panggilan dari masyarakat terkait adanya adanya Bencana Angin Puting Beliung, Karhutla dan Bencana Banjir di Tiyuh Panaragan.

Baca Juga :  Gandeng Kejari, Pemkab Malang Berhasil Selamatkan Aset Daerah Fantastis Senilai Rp2,065 Triliun.

2. Setelah menerima menerima laporan operator 110 meneruskan laporan tersebut kepada Pa Siaga.

3. Setelah itu, Pa Siaga menyampaikan informasi kepada Kabag Ops Polres Tubaba, Kabag Ops Akp Sainudin menyampaikan informasi kejadian Bencana Alam Angin Puting Beliung, Karhutla dan Bencana Banjir kepada Kapolres Tubaba.

Selanjutny, Kapolres Tubaba memerintahkan Kabag Ops untuk menghubungi Ketua Tim Gabungan Tanggap Bencana untuk ditindak lanjuti

 

Kabag Ops kemudian menghubungi Ketua Tim Gabungan tanggap Bencana Via Telephone.

 

Setelah mendapakan informasi Ketua Tim Gabungan Bencana, langsung menginformasikan kejadian ini kepada seluruh Tim Gabungan dan langsung Memobilisasi Tim Gabungan tanggap Bencana.

Baca Juga :  Kapolres Pasuruan Kota Buka "Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026"

 

Perlibatan Tim Gabungan Tanggap Bencana antara lain, Tim Reaksi Cepat ( TRC ) BPBD, Damkar, TNI / Polri, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan ( Tim Medis )

 

Setelah sampai di lokasi, Tim Gabungan Bencana langsung mengamankan area dengan menggunakan Garis Polisi dan Ketua Tim Gabungan langsung membagi Team menjadi beberapa sektor, antara lain,

1) Sektor Pencari dan Penyelamat ( SAR )

2) Sektor Medis

3) Sektor Logistik dan Pengungsian.

 

Tim Sar Samapta beserta Tim Gabungan Tanggap Bencana dengan sigap membersihkan pohon yang Tumbang di jalan dan Memadamkan api yang terbakar di hutan dengan menggunakan alat yang ada, selanjutnya Tim Medis Tim Gabungan Tanggap Bencana segera bergerak cepat memberikan pertolongan pertama korban tenggelam akibat banjir dan membawa korban ke posko Tanggap Darurat Bencana dimana Tim Logistik dan Nakes siap memberikan bantua dasar.

Baca Juga :  Akselerasi Akses Kesehatan di Lampung Utara, PT SGN Serahkan Ambulans ke Puskesmas Mider

 

Setelah semua korban berhasil di evakuasi Simulasi dinyatakan selesai, selanjutnya, Tim Gabungan melakukan Apel Konsolidasi.

 

“Simulasi ini ditutup dengan apel evaluasi dengan mengidentifikasi hambatan dan meningkatkan koordinasi antar lembaga dimasa mendatang.” Pungkasnya(*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster
Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Jumat, 11 September 2026 - 22:39 WIB

Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster

Jumat, 11 September 2026 - 21:23 WIB

Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

Warga Bojong Amankan Sekelompok Remaja dan Enam Celurit

Selasa, 15 Sep 2026 - 00:52 WIB