Pemkota Pasuruan Terkesan Kurangnya Pengawasan Keamanan Di Kawasan Alun-Alun, Korban Penganiayaan Berujung Lapor Ke APH

- Jurnalis

Kamis, 2 Mei 2024 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, RealitaPublik – Kini telah terjadi penganiayaan dan pengeroyokan di Kawasan Alun-alun Kota Pasuruan pada tanggal 29 april 2024, sekira pukul  23.30 wib dengan korbannya masih anak anak usia 10 tahun inisial FR, anak usia 15 tahun inisial FRD, kemudian korban DM usia 15 tahun. Kamis, (02/05/2024).

Atas kejadian ini maka pihak keluarga korban akhirnya membuat laporan ke APH Unit PPA Polresta Pasuruan dengan nomer laporan LPM/SAT RESKRIM/83/IV/2024/SPKT/POLRES PASURUAN KOTA/POLDA JAWA TIMUR tanggal 30 April 2024, tujuan yang paling utama disampaikan oleh Kakek korban yang bernama Ali Muddin (56) dan juga sebagai Ketua Umum Gempar (Gerakan Masyarakat Peduli Reformasi) Pasuruan.

Baca Juga :  Penuh atutias dan semangat, Sukamto S.Pd.I menggelar Do'a bersama dan Bakso Terapi dan bekam bersama DPD Parthi Tubaba. menjaga kesehatan dan pengobatan di Tiyuh daya sakti Jelang Pilkati

”Bahwa atas kejadian penganiayaan dan pengeroyokan ini bukan hanya untuk cucu saya akan tetapi umum, agar supaya dari Dinas terkait seperti Dishub, Dispora, Satpol PP, itu bisa lebih memperhatikan keamanannya terkait kasus ini, karena memang jelas pengawasan sangatlah kurang dari para petugas yang hanya berdiri dan ya seperti itu aja kerjanya”,

Baca Juga :  Polresta Malang Kota bersama Tim Gabungan Sidak THM, 40 Pengunjung Dites Urine

Ditambahkan,” Alun alun pasuruan yang sekarang sudah bisa dikatakan icon kota madinah masak harus dikotori dengan perilaku para pengunjung yang seyogyanya bisa menikmatinya, ini malah para oknum yang melakukan tindakan yang sudah terindikasi tindak pidana, mohon dengan sangat sekali lagi agar supaya Dinas terkait tersebut harus lebih ekstra ketat lagi penjagaannya”, Tegas Ali Muddin pada awak media.

Lanjut Ali Muddin menyampaikan, walaupun waktu kejadian ada petugas dari Dishub dan Pol PP kejadian Penganiayaan terhadap anak di bawah umur Petugasnya seakan akan tidak memperdulikan, terutama Walikota Pasuruan yang punya otoritas dan yang memberi kebijakan,

Baca Juga :  Gudang Penimbunan 10 Ton Solar Digerebek, Ditreskrimsus Polda Jateng Tangkap Tersangka SH di Cilacap

Sempat awak media juga meminta keterangan dari Kanit PPA Gatut juga menyampaikan,” Dalam hal laporan penganiayaan dan pengeroyokan ini kami sudah tangani atas laporan dari pihak keluarga korban, dan masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan”. Singkatnya.(Team/Red)

Editor : Sony

Berita Terkait

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

Berita Terbaru