Aksi di Tugu Adipura: Bunyi Centong Bersahutan Sambil Teriak ‘Jangan Stop MBG’

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, realitapublik.id – Suara dentingan panci, kuali, dan centong nasi bersahut-sahutan di kawasan Bundaran Tugu Adipura, Bandar Lampung, Senin (22/6/2026). Ratusan warga sengaja membawa peralatan dapur tersebut sebagai simbol perlawanan terhadap isu penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Mendukung MBG (AMAL MBG) tersebut melakukan aksi long march dari Jalan Raden Intan menuju Bundaran Tugu Adipura. Sambil membunyikan alat masak, mereka membentangkan spanduk bertuliskan, “Pak Prabowo Jangan Stop MBG”, “MBG Membuka Lapangan Kerja”, hingga “Makanan Bergizi Membuat Anak Cerdas”.

Aksi ini digelar di tengah mencuatnya dinamika nasional dan perdebatan sengit terkait kelangsungan program MBG di beberapa daerah. Di Jawa Timur misalnya, dilaporkan sejumlah pengelola dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) mulai kelimpungan membayar cicilan bank akibat program yang sempat mandek.

Baca Juga :  Mobil Terbakar di Jalan Alamsyah RPN Kotabumi, Personel Polres Lampung Utara Sigap Padamkan Api 

Koordinator Lapangan Aksi, Maradoni, menegaskan bahwa masyarakat bawah mendukung penuh program ini karena dampaknya sangat nyata, khususnya dalam menggerakkan roda ekonomi sektor pertanian dan pelaku usaha kecil.

“Kami mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan Presiden Prabowo. Program ini bukan hanya soal memberi makan anak-anak, tetapi juga menghidupkan ekonomi rakyat, terutama petani,” kata Maradoni di sela-sela aksi, Senin (22/6/2026).

Menurut Maradoni, sejak program ini berjalan, serapan pasar untuk komoditas pertanian di Lampung menjadi lebih stabil.

“Kami merasakan kebijakan pemerintah ini berpihak pada rakyat. Komoditas lokal seperti jagung, padi, singkong, sayur-mayur, hingga buah-buahan langsung terserap. Ini angin segar bagi petani,” tambahnya.

Baca Juga :  Audensi di Kantor DPR, PPPK-PW DPD Kota Pekalongan Minta Kepastian Status dan Kesejahteraan

Ia meminta pemerintah pusat untuk tetap melanjutkan program ini dan tidak terkecoh oleh desakan penghentian. “Jika ada persoalan dalam pelaksanaan di lapangan, silakan dibenahi. Namun, jangan sampai program yang manfaatnya masif ini justru dihentikan,” tegasnya.

Senada dengan massa aksi, Ketua DPP Prantara (Prabowo Untuk Nusantara), Indra Musta’in, menilai MBG merupakan pilar utama dalam investasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia Emas.

“Program MBG adalah bagian dari visi besar untuk mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat. Karena itu, kami pasang badan agar program ini terus dilanjutkan demi kepentingan rakyat,” ujar Indra.

Baca Juga :  Direktur RSUD dr. R. Soedarsono Buka Suara Terkait Pasien Meninggal Dunia, Pastikan Penanganan Medis Sesuai SOP

Terkait berbagai polemik dan isu miring yang muncul belakangan ini, Indra meminta agar hal tersebut dijadikan bahan evaluasi total, bukan alasan untuk membubarkan program.

“Kalau ada dugaan penyimpangan anggaran, biarkan aparat penegak hukum yang bekerja menindak tegas. Kami justru mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mengawasi ketat agar pelaksanaan MBG berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran,” cetusnya.

Aksi solidaritas yang melibatkan pekerja sektor MBG, relawan, petani, buruh, mahasiswa, hingga emak-emak ini berlangsung dinamis selama sekitar 45 menit. Sebanyak 215 personel kepolisian dari Polresta Bandar Lampung diterjunkan ke lokasi untuk mengawal jalannya aksi hingga massa membubarkan diri dengan tertib.(*)

Penulis : Rodi Sandra

Editor : Red

Berita Terkait

Sengketa Surat Keterangan Waris di Sijambe Menggelinding ke Ranah Hukum
Monitoring dan evaluasi di Desa Karang Sakti, Camat Apresiasi Kinerja Kepala Desa.
Bobol Rumah Kosong Pakai Linggis, Dua Pemuda di Talang Ubi Diringkus Polisi
Kurang dari 10 Jam, Polsek Abung Selatan Ringkus Lansia Pelaku Pembacokan Brutal
Sinergi Dua Kementerian: Integrasikan LP2B ke Dokumen RTRW dan RDTR Melalui Surat Edaran Bersama
Camat Bungatan, Yogie: Korupsi Ibarat Api yang Harus Dipadamkan Sejak Dini
Cegah Peredaran Narkoba, Putra Jaya Umar Desak Pembatasan Hiburan Malam
Bentengi Generasi Muda, H. Putra Jaya Umar Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkoba
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:19 WIB

Sengketa Surat Keterangan Waris di Sijambe Menggelinding ke Ranah Hukum

Senin, 22 Juni 2026 - 19:55 WIB

Monitoring dan evaluasi di Desa Karang Sakti, Camat Apresiasi Kinerja Kepala Desa.

Senin, 22 Juni 2026 - 15:43 WIB

Bobol Rumah Kosong Pakai Linggis, Dua Pemuda di Talang Ubi Diringkus Polisi

Senin, 22 Juni 2026 - 15:18 WIB

Kurang dari 10 Jam, Polsek Abung Selatan Ringkus Lansia Pelaku Pembacokan Brutal

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

Sinergi Dua Kementerian: Integrasikan LP2B ke Dokumen RTRW dan RDTR Melalui Surat Edaran Bersama

Senin, 22 Juni 2026 - 11:19 WIB

Camat Bungatan, Yogie: Korupsi Ibarat Api yang Harus Dipadamkan Sejak Dini

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:02 WIB

Cegah Peredaran Narkoba, Putra Jaya Umar Desak Pembatasan Hiburan Malam

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:46 WIB

Bentengi Generasi Muda, H. Putra Jaya Umar Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkoba

Berita Terbaru