Rupiah Menguat Signifikan, Tekan Dolar AS hingga Level Rp17.879

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

JAKARTA, realitapublik.id – Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan yang signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Senin (29/6/2026). Mata uang Garuda berhasil menekan pergerakan dolar AS ke kisaran level Rp17.800-an di awal pembukaan pasar.

 

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB, dolar AS terpantau melemah 0,12% ke posisi Rp17.922. Tak berselang lama, sekitar pukul 09.10 WIB, mata uang Paman Sam tersebut terus bergerak turun hingga menyentuh level Rp17.879 per dolar AS.

Baca Juga :  Dongkrak Daya Beli Warga, Dinsos Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026 Secara Bertahap

 

Di sisi lain, pergerakan dolar AS terpantau bervariasi terhadap sejumlah mata uang utama dunia lainnya. Dolar AS tercatat menguat terhadap euro (EUR) sebesar 0,03%, terhadap yen Jepang (JPY) sebesar 0,01%, terhadap poundsterling Inggris (GBP) sebesar 0,02%, dan terhadap franc Swiss (CHF) sebesar 0,01%.

Baca Juga :  BOP RT Rp25 Juta di Kota Semarang Segera Cair Akhir Juni 2026

 

Namun, dolar AS justru melemah terhadap dolar Australia (AUD) sebesar 0,13% dan terhadap dolar Kanada (CAD) sebesar 0,04%.

Baca Juga :  Mengapa Hisab Pemimpin Begitu Lama dan Orang Miskin Terlebih Dahulu Masuk Surga?

 

Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal pekan ini mendapat reaksi positif dari berbagai pihak. Tren positif ini diharapkan dapat terus berlanjut dan konsisten menguat, baik terhadap dolar AS maupun mata uang asing lainnya, sehingga mampu memberikan dampak positif yang luas bagi stabilitas perekonomian Indonesia.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Pemkot Pasuruan Gandeng BRI untuk Bayar PBB, Pengamat Desak Perda Tegas Bagi Pengusaha Menengah ke Atas
Dongkrak Daya Beli Warga, Dinsos Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026 Secara Bertahap
Mengapa Hisab Pemimpin Begitu Lama dan Orang Miskin Terlebih Dahulu Masuk Surga?
BOP RT Rp25 Juta di Kota Semarang Segera Cair Akhir Juni 2026
Penumpang BRT Trans Jateng Tembus 4,15 Juta, Koridor Semarang-Bawen Jadi Rute Terpadat
Sengkarut Warisan H. Slamet Sijambe: Istri Kedua Diduga Palsukan Dokumen Ahli Waris
Menengok Potensi Pasar Karangketug, Pusat Ekonomi dan Ruang Kelestarian Budaya Jawa
Masa Depan dan Pemimpin Baru PTN di Lampung: Menguji Integritas, Prestasi, dan Jejaring Global
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Menguat Signifikan, Tekan Dolar AS hingga Level Rp17.879

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:18 WIB

Pemkot Pasuruan Gandeng BRI untuk Bayar PBB, Pengamat Desak Perda Tegas Bagi Pengusaha Menengah ke Atas

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:50 WIB

Dongkrak Daya Beli Warga, Dinsos Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026 Secara Bertahap

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:59 WIB

Mengapa Hisab Pemimpin Begitu Lama dan Orang Miskin Terlebih Dahulu Masuk Surga?

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:29 WIB

BOP RT Rp25 Juta di Kota Semarang Segera Cair Akhir Juni 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:11 WIB

Penumpang BRT Trans Jateng Tembus 4,15 Juta, Koridor Semarang-Bawen Jadi Rute Terpadat

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:28 WIB

Sengkarut Warisan H. Slamet Sijambe: Istri Kedua Diduga Palsukan Dokumen Ahli Waris

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:00 WIB

Menengok Potensi Pasar Karangketug, Pusat Ekonomi dan Ruang Kelestarian Budaya Jawa

Berita Terbaru