Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, realitapublik.id – Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mendadak diguncang isu miring terkait etika dan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret oknum ajudan Bupati Malang berinisial ADK dengan seorang ASN wanita di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kini menjadi buah bibir di kalangan birokrasi setempat.

Meski rumor ini menggelinding liar, pihak pengawas internal Pemkab Malang menegaskan tidak bisa gegabah mengambil tindakan tanpa landasan hukum dan prosedur yang sah. Plt Inspektur Daerah Kabupaten Malang, Hendrawan Arrie Mahardhika, membenarkan bahwa pihaknya telah mengendus desas-desus tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke mejanya.

“Intinya, Inspektorat sudah mengetahui permasalahan atau isu tersebut. Kalau soal laporan, saya belum mendapatkan informasi resmi karena memang belum ada berkas di meja saya,” tegas Hendrawan saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga :  Aparatur Tiyuh Se-Tubaba Demo Tuntut Siltap 6 Bulan Tertunda, Ancam Mogok Kerja

Hendrawan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum acara administratif. Inspektorat tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan acak hanya berdasarkan rumor publik. Mekanisme penelusuran dugaan pelanggaran disiplin ASN baru bisa diaktifkan secara konkret jika ada aduan resmi yang disertai bukti awal yang memadai.

“Jika memang ada laporan resmi, tentu kami siap menindaklanjuti. Kami berkomitmen penuh menjaga integritas aparatur negara berdasarkan bukti formal,” lanjutnya.

Merespons tudingan yang menyudutkan dirinya, ADK selaku ajudan Bupati Malang langsung angkat bicara. Melalui pernyataan tertulis, ADK membantah keras seluruh rumor tersebut dan menegaskan bahwa narasi yang beredar di masyarakat adalah hoaks.

“Berita yang tersebar itu dipastikan tidak benar. Saya tidak memiliki hubungan asmara dengan siapa pun kecuali istri sah saya,” ujar ADK dengan nada tegas.

Baca Juga :  Memeriahkan HUT ke-81 RI, Pemerintah Tiyuh Murni Jaya Gelar Karnaval Budaya dan Pawai Hias

ADK mengaku sangat dirugikan oleh isu ini. Ia menyayangkan munculnya nama wanita berinisial SM—rekan sesama ASN di Bapenda—serta sosok pria yang diisukan sebagai suami pelapor. ADK menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal sosok SM maupun suaminya.

Guna membersihkan nama baiknya, ADK bergerak cepat untuk melakukan klarifikasi langsung kepada pihak-pihak yang namanya ikut terseret dalam pusaran rumor ini.

“Saya tidak mengenal inisial SM, begitu pula dengan suaminya yang disebut sebagai pelapor. Saya akan segera berkomunikasi dan menemui mereka agar informasi keliru ini segera diluruskan. Kejadian ini jelas mencemarkan nama baik saya,” tegas ADK.

Tabir Isu Mulai Terkuak

Upaya klarifikasi mandiri yang dilakukan ADK perlahan mulai menyingkap tabir di balik rumor ini. Dalam perkembangan terbarunya, ADK mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan pihak keluarga SM untuk memastikan kebenaran spekulasi yang berkembang. Hasilnya, tuduhan adanya laporan resmi ke pihak berwajib atau pengawas internal dipastikan gugur.

Baca Juga :  Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

“Update terbaru, kami sudah berkomunikasi dengan salah satu anggota keluarga SM. Kami memastikan bahwa baik SM maupun suaminya tidak pernah melayangkan laporan ke Inspektorat. Bahkan, SM sendiri mengonfirmasi tidak mengenal saya,” ungkap ADK.

Kini, bola liar isu perselingkuhan di tubuh Pemkab Malang ini mulai menemui titik terang. Di satu sisi, Inspektorat tetap bersiaga sesuai prosedur hukum, sementara di sisi lain, fakta lapangan dari pihak terduga mengindikasikan adanya upaya penggiringan opini tanpa dasar yang sengaja dihembuskan pihak tertentu untuk merusak reputasi ASN terkait.(*)

Penulis : Billy

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain
Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi
Akselerasi Akses Kesehatan di Lampung Utara, PT SGN Serahkan Ambulans ke Puskesmas Mider
Padukan Nilai Religius dan Kebangsaan, PD PWI-LS Batang Gelar Refleksi Organisasi
Diduga Cemari Lingkungan dan Gunakan Aset KUD, Pabrik Plastik di Purwosari Dilaporkan ke Polres Pasuruan
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras

Jumat, 4 September 2026 - 08:06 WIB

Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi

Kamis, 3 September 2026 - 19:17 WIB

Akselerasi Akses Kesehatan di Lampung Utara, PT SGN Serahkan Ambulans ke Puskesmas Mider

Kamis, 3 September 2026 - 17:26 WIB

Padukan Nilai Religius dan Kebangsaan, PD PWI-LS Batang Gelar Refleksi Organisasi

Kamis, 3 September 2026 - 10:22 WIB

Diduga Cemari Lingkungan dan Gunakan Aset KUD, Pabrik Plastik di Purwosari Dilaporkan ke Polres Pasuruan

Berita Terbaru