Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA PEKALONGAN, realitapublik.id — Praktik gadai kendaraan bermotor berujung pada polemik hukum di Kota Pekalongan. Transaksi satu unit mobil Toyota Veloz tahun 2023 senilai Rp75 juta kini berbuntut pada laporan resmi ke pihak kepolisian.

Kasus ini bermula pada 24 Juni 2024, saat seorang pengusaha berinisial VK (45) dihubungi oleh pria berinisial FU melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Dalam komunikasi tersebut, FU menawarkan transaksi gadai satu unit mobil Toyota Veloz bernomor polisi G-1025-DH.

Baca Juga :  Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Setelah mencapai kesepakatan, VK menyetujui nilai gadai sebesar Rp75 juta. Pada hari yang sama, VK mentransfer dana tersebut secara penuh ke rekening bank swasta milik FU.

Berdasarkan perjanjian awal, FU berjanji akan menebus kembali kendaraan tersebut dalam jangka waktu tiga bulan. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan terlampaui, FU tidak kunjung melunasi kewajibannya. Dana Rp75 juta milik VK pun belum dikembalikan.

Persoalan kian rumit ketika pada September 2025, mobil yang menjadi objek gadai tersebut ditarik paksa oleh penagih utang (debt collector) akibat tunggakan angsuran di pihak leasing.

Kuasa hukum VK, Didik Pramono, S.H., menilai kasus ini sarat dengan modus operandi yang kerap merugikan masyarakat dalam transaksi pembiayaan kendaraan.

Baca Juga :  Gudang Penimbunan 10 Ton Solar Digerebek, Ditreskrimsus Polda Jateng Tangkap Tersangka SH di Cilacap

“Kami melihat persoalan ini perlu diusut secara terang. Istilah yang sering muncul dalam kasus semacam ini adalah ‘layangan putus’, yakni kendaraan digadaikan, tetapi kemudian muncul persoalan lain hingga akhirnya unit ditarik,” ujar Didik saat dikonfirmasi, Senin (14/09/2026).

Baca Juga :  Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

Didik juga mendesak pihak kepolisian untuk mendalami keterlibatan pihak-pihak lain, termasuk oknum debt collector yang melakukan penarikan unit, serta kemungkinan adanya permufakatan jahat di balik transaksi ini.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya meminta konfirmasi dari pihak terlapor, FU, maupun pihak-pihak terkait lainnya. Hak jawab dan klarifikasi akan tetap dibuka demi menjaga prinsip keberimbangan berita sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.(*)

Penulis: Wildan Purna Irawan

 

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Mengabdi untuk Pendidikan dan Bangsa, Ini Rekam Jejak Panjang Prof. Warsito
Bentengi Diri dari Korupsi, Pejabat Struktural Kecamatan Suboh Ikuti Program PADI KPK
Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota
Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan
Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk
Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum
Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba
Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:22 WIB

Mengabdi untuk Pendidikan dan Bangsa, Ini Rekam Jejak Panjang Prof. Warsito

Senin, 2 November 2026 - 12:33 WIB

Bentengi Diri dari Korupsi, Pejabat Struktural Kecamatan Suboh Ikuti Program PADI KPK

Minggu, 1 November 2026 - 19:00 WIB

Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota

Minggu, 1 November 2026 - 15:24 WIB

Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa

Berita Terbaru