Beri Pengarahan Saat Gelar Apel Kesiapsiagaan, Pangdam Kasuari Ingin Prajuritnya Tidak Dipermainkan Oleh Siapapun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Januari 2024 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, RealitaPublik – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., CGCAE., menekankan untuk tidak ikut-ikutan juga menegaskan bahwa tidak ingin prajurit Kodam XVIII/Kasuari dipermainkan oleh siapapun.

“Saya ingin kalian menjadi prajurit sesuai dengan sesanti kita, Patriot Pembela Rakyat. Tidak ada yang ikut-ikutan dalam Pemilu ataupun Pilkada, sadari dirimu dan itulah konsekuensinya menjadi Tentara Nasional Indonesia khususnya Angkatan Darat,” ucap Pangdam.

Penekanan ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari dalam arahannya saat gelaran apel kesiapsiagaan 2024, dalam rangka mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah jajaran Kodam XVIII/Kasuari, di lapangan Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (9/1/2024).

Foto Istimewa: TNI Indonesia

Dikesempatan ini, Jenderal Bintang Dua ini menyampaikan selamat tahun baru 2024 dan ucapan terima kasih karena tidak mendapat laporan dari seluruh jajaran dalam merayakan pergantian tahun.

“Di tahun 2024 kita berharap di tahun ini menjadi lebih baik lagi daripada sebelumnya, introspeksi diri masing-masing tentang apa yang sudah kamu lakukan selama tahun 2023 dan apa yang akan dicapai pada tahun 2024. Tahun 2024 adalah tahun politik, kita TNI tidak ikut memilih, tidak ikut menentukan, kita hanya ikut dalam menjaga pelaksanaan Pemilu tersebut untuk lancar dan aman karena TNI Netral dan ada 5 poin penting yang ditentukan dan apabila dilanggar ada konsekuensi yang kita dapatkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Raih Juara di Ajang Porlempika 2024, Dua Prajurit Yonif 763/SBA Harumkan Satuan dan TNI 

Terkait dengan situasi menjelang Pemilu saat ini mulai hangat dan menurutnya pasti akan meningkat, untuk diharapkan prajurit tidak boleh terpancing, tidak terprovokasi, harus bisa menahan diri.

“Kemampuan yang dimiliki bukan menjatuhkan orang, tetapi itu bukan digunakan untuk melawan situasi yang ada sekarang dan apabila ada yang mengajak untuk memancing dan lain sebagainya sampaikan itu bukan urusan saya karena rakyat bukanlah tandingan, tetapi musuh kita adalah yang ingin merusak mengganggu Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah tugas kita,” pungkasnya.

Baca Juga :  Satire Pilkada, Sam TITO Tampil Jula Juli Guyonan Ngembang Tebu di Chanel YouTube

Kepada para prajurit iapun meminta untuk tidak apatis dengan situasi saat ini, karena sebagai prajurit juga harus mengetahui sedang apa Indonesia saat ini khususnya di wilayah tugas.

“Buatlah inovasi yang memang untuk kepentingan kebaikan dan keunggulan kita semua. Saya ingatkan kepada kita semua jangan sampai masuk kepada jaringan yang menjual barang-barang ilegal. Menghadapi situasi saat ini kita tidak boleh meninggalkan masyarakat namun kita harus tetap membantu masyarakat, kegiatan teritorial tetap dilaksanakan dalam rangka mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat”.

“Saya ingin kalian loyal dan kompak karena Panglima TNI, Kasad sudah menekankan hal tersebut bahwa TNI itu Prima (Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif), intinya diharapkan kalian jago di bidang dan ditugas masing-masing. Jadi jangan mau kita dipecah-pecah dan diadu domba. Saya yakin kalian mempunyai militansi yang tinggi walaupun kalian bertugas dengan berbagai macam perbedaan, kalian harus loyal dan kompak karena tugas kita ini adalah tugas yang mulia,” kata Pangdam dalam arahannya.

Baca Juga :  Mau Sebar Amplop, Empat Warga Ditangkap Satgas Anti Money Politic

Sebagai informasi, gelar pasukan yang dilaksanakan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun materil satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari sebagai upaya yang harus dilaksanakan sedini mungkin dalam mengantisipasi adanya perkembangan situasi yang kemungkinan bisa terjadi.

Ikut dalam kegiatan ini, Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, Kapoksahli Pangdam, Irdam, para pejabat Kodam, Dandim dan personel Kodim 1801/Manokwari, para personel Kodam dan Yonif 761/KA.

Sumber : Pendam XVIII/Kasuari)

Editor: Kim

Berita Terkait

Berkedok Jual Hp dan Aksesoris, Konter Dekat Stasiun Bojong Gede Dicurigai Jual Obat Terlarang
Pangdam Kasuari Tutup Lomba Ton Tangkas Kodam, Yonif 763/SBA Keluar Sebagai “Juara”
Pasuruan Creative Fest 2024: Wadah Kreativitas Anak Muda untuk Meningkatkan Ekonomi Kota 
Ini Kata Dedi Ketua PWI Bogor Soal Penggunaan Gedung Graha Wartawan
Buka Lomba Ton Tangkas Kodam, Pangdam Kasuari Sampaikan Prajurit tidak Didesain untuk Duduk Nyaman, namun menjaga Kedaulatan Tanah Air
Diskominfo Bogor Sebut PWI Belum Punya Keabsahan untuk Kelola Gedung Graha Wartawan 
Aksi Intelektual 25 Organisasi Kewartawanan di Dinsos Bogor, Erwin Ramli: Salut Buat Kadinsos
Hasil Pleno Terbuka Tingkat PPPK, Paslon SUKA Unggul 3.808 Suara dari MENAWAN
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 Desember 2024 - 20:36 WIB

Berkedok Jual Hp dan Aksesoris, Konter Dekat Stasiun Bojong Gede Dicurigai Jual Obat Terlarang

Jumat, 6 Desember 2024 - 06:40 WIB

Pangdam Kasuari Tutup Lomba Ton Tangkas Kodam, Yonif 763/SBA Keluar Sebagai “Juara”

Kamis, 5 Desember 2024 - 09:20 WIB

Pasuruan Creative Fest 2024: Wadah Kreativitas Anak Muda untuk Meningkatkan Ekonomi Kota 

Kamis, 5 Desember 2024 - 08:55 WIB

Ini Kata Dedi Ketua PWI Bogor Soal Penggunaan Gedung Graha Wartawan

Senin, 2 Desember 2024 - 21:39 WIB

Diskominfo Bogor Sebut PWI Belum Punya Keabsahan untuk Kelola Gedung Graha Wartawan 

Senin, 2 Desember 2024 - 10:04 WIB

Aksi Intelektual 25 Organisasi Kewartawanan di Dinsos Bogor, Erwin Ramli: Salut Buat Kadinsos

Minggu, 1 Desember 2024 - 20:39 WIB

Hasil Pleno Terbuka Tingkat PPPK, Paslon SUKA Unggul 3.808 Suara dari MENAWAN

Minggu, 1 Desember 2024 - 01:42 WIB

Merasa Ditipu, Guru SD di Pasuruan Laporkan Seorang Anggota PGRI ke Polisi

Berita Terbaru