Menjelang Pemilihan 27 November 2024 KPU Kota Pasuruan Ajak Masyarakat Jangan Golput

- Jurnalis

Sabtu, 23 November 2024 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, RealitaPublik – Menjelang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan di Provensi Jawa Timur mengajak seluruh warga masyarakat mengunakan hak pilih dengan datang ke tempat pengumutan suara (TPS) pada 27 November 2024 mendatang

“Ayo ke TPS 27 November 2024. Jangan ada yang golongan putih (golput), momen ini adalah kesempatan kita semua untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat yang berakhlak baik dan berintegritas tinggi yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah dan negara,” tutur Ketua KPU Nanang Abidin.

Baca Juga :  Tuntut Keadilan Hak Asuh Anak, Gabungan LSM LIRA dan LPA Demo Pengadilan Tinggi Surabaya

Sementera itu, Ketua KPU Kota Pasuruan, Nanang Abidin menbahkan dan juga mengingatkan bagi pemilih pemula generasi milenial agar dapat berpartisipasi dalam pemilu serentak dengan menggunakan hak pilihnya untuk pertama kali di karnakan setiap suara masyarakat begitu penting untuk menentukan nasib daerah untuk Lima Tahun kedepan, Dan preode lima tahun kedepan tidak lah sebentar untuk menentukan kepala daerah yang baru.

Baca Juga :  Gandeng Kejari, Pemkab Malang Berhasil Selamatkan Aset Daerah Fantastis Senilai Rp2,065 Triliun.

“Bagi orang tua, atau pihak-pihak yang punya adik ipar atau adik kandung khususnya generasi milenial yang memiliki hak pilih pertama kali agar marilah kita bersama-sama datang ke TPS untuk mencoblos sesuai hati nurani. Jangan sampai masuk golongan putih (golput),” ungkapnya.

Tak hanya aktif memilih dan datang ke TPS sesuai daftar tempat memilih. KPU juga menghimbau agar masyarakat juga aktif menjadi pengawas di lingkungan masing-masing. Kendati sudah ada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sampai di tingkat Pengawas TPS. Diharapkan masyarakat juga aktif mengawasi jalannya pilkada di lingkungannya agar berjalan langsung umum bebas rahasia.

Baca Juga :  Aparatur Tiyuh Se-Tubaba Demo Tuntut Siltap 6 Bulan Tertunda, Ancam Mogok Kerja

“Masyarakat bisa menjadi pengawas di lingkungan masing-masing, yang berjalan di TPS sepanjang kegiatan Pilkada bisa mengawasi. Agar pilkada berjalan langsung umum bebas rahasia. Rahasia ini bukan berarti ditutup-tutupi, tapi rahasia adalah pilihan pribadi di kotak suara. Selain itu bebas diawasi oleh seluruh masyarakat,” ungkapnya. (Sony)

Penulis : Sony

Editor : Red

Berita Terkait

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain
Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras
Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras

Jumat, 4 September 2026 - 08:06 WIB

Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi

Berita Terbaru