Pemancing Jatuh dan Hanyut di Sungai Lukulo Kebumen, Ditemukan Meninggal 

- Jurnalis

Kamis, 28 November 2024 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad korban saat akan dievakuasi oleh petugas dan masyarakat di Desa Tegalretno, Kebumen 

i

Jasad korban saat akan dievakuasi oleh petugas dan masyarakat di Desa Tegalretno, Kebumen 

Kebumen – Polres Kebumen mendatangi lokasi penemuan mayat di muara Sungai Lukulo yang terletak di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen. Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan oleh seorang nelayan sekitar pukul 16.15 WIB, Kamis 28 November 2024.

 

Kapolres Kebumen, AKBP Recky, menjelaskan bahwa mayat tersebut berinisial MU, seorang pria berusia 32 tahun yang merupakan warga Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam. Penemuan ini sontak mengejutkan warga sekitar yang berada di lokasi.

 

“Korban ditemukan dalam keadaan mengambang di muara sungai oleh seorang nelayan yang sedang mencari ikan. Setelah itu, korban dibawa ke tepi sungai dan dilaporkan ke Polsek Petanahan,” ujar Kapolres.

 

Petugas kepolisian bersama tim medis dan relawan segera mengevakuasi jenazah. Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat lokasi yang cukup sulit dijangkau. Setelah berhasil diangkat, jenazah langsung dibawa ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Kepala BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur MBG dan Yayasan, Pungutan Per Porsi Bakal Diamputasi

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Hal ini mengindikasikan bahwa kejadian tersebut murni merupakan kecelakaan. “Pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada luka akibat kekerasan. Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam,” jelas Kapolres.

 

Menurut informasi, MU dilaporkan terjatuh ke Sungai Lukulo pada Minggu, 24 November 2024, sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden tersebut terjadi saat korban sedang memancing di wilayah Desa Karangrejo, Kecamatan Karanggayam.

 

Sejak kejadian, upaya pencarian intensif telah dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Karanggayam, Koramil Karanggayam, Basarnas, serta masyarakat setempat. Namun, derasnya arus sungai menyulitkan proses pencarian.

 

“Kami bersama tim gabungan telah melakukan pencarian sejak hari pertama laporan diterima. Namun, karena kondisi arus sungai yang deras, korban baru berhasil ditemukan setelah beberapa hari,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  Proyek Pemeliharaan Irigasi di Tiyuh Daya Asri Tubaba Disorot: Dikerjakan Asal-Asalan dan Tanpa Papan Informasi

 

Penemuan jenazah di muara Sungai Lukulo mengakhiri pencarian panjang yang dilakukan selama empat hari. Nelayan yang menemukan jenazah menyatakan bahwa ia awalnya mengira ada benda terapung, namun setelah didekati ternyata itu adalah tubuh manusia.

 

Warga sekitar Desa Tegalretno turut menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan oleh petugas.

 

Polres Kebumen mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi cuaca sedang tidak bersahabat. “Keselamatan harus selalu menjadi prioritas, apalagi saat memancing di wilayah sungai dengan arus yang deras,” ujar Kapolres.

 

Setelah jenazah dipastikan merupakan MU, pihak kepolisian segera menghubungi keluarga korban di Desa Clapar, Karanggayam. Keluarga korban menyatakan duka mendalam atas kejadian ini.

Baca Juga :  Didesak Utang Judi Online, Pria di Pasuruan Bantai dan Bakar Kerabatnya yang Masih Pelajar

 

Kapolres Kebumen menegaskan bahwa kasus ini tidak mengindikasikan adanya unsur kriminalitas. “Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, ini adalah murni kecelakaan. Tidak ada indikasi tindak pidana,” tegasnya.

 

Masyarakat setempat juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Warga yang sering memancing di sekitar Sungai Lukulo diminta lebih waspada, terutama saat musim hujan ketika arus sungai meningkat drastis.

 

Jenazah MU kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya. Polres Kebumen mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian, termasuk Basarnas, TNI, dan masyarakat yang berpartisipasi aktif.

 

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di lingkungan sungai, terutama pada kondisi cuaca yang tidak menentu. Kapolres berharap masyarakat semakin memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di alam terbuka.(*)

Penulis : Wahyudin

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa
Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi
Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses
Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

Berita Terbaru