Forum Mujadalah Kiai Kampung Mengapresiasi Tiga Kebijakan Presiden Prabowo Yang Pro Rakyat 

- Jurnalis

Minggu, 29 Desember 2024 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA realitapublik.id – Forum Mujadalah Kiai Kampung sangat mengapresiasi tiga kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang sangat pro rakyat kecil, terutama masyarakat kecil yang ada di pedesaan.

 

Tiga kebijakan tersebut dinilai sangat sesuai dengan harapan para kiai kampung di Indonesia yang sudah pernah disampaikan secara langsung kepada Presiden Prabowo, saat masih menjadi calon Presiden RI, pada Pilpres 2024.

 

Menurut Dewan Pembina Forum Mujadalah Kiai Kampung, Najib Salim Atamimi, tiga kebijakan yang sudah direalisasikan Presiden Prabowo itu sangat pro rakyat kecil, terutama masyarakat kecil di pedesaan.

 

“Forum Mujadalah Kiai Kampung, sangat mengapresiasi kepada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran, dengan tiga kebijakan yang sudah berjalan untuk kepentingan masyarakat kecil,” jelasnya, Minggu (29/12/2024).

 

Tiga kebijakan tersebut diantaranya; Pertama, soal kebijakan yang berpihak pada petani dalam hal regulasi dan harga pupuk. Kedua, soal dunia pendidikan, yang menyangkut soal kesejahteraan guru, dan makan bergizi gratis bagi siswa tidak mampu. Ketiga soal dunia kesehatan.

 

“Kebijakan soal pertanian. Pak Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Pertanian untuk tegas menangani regulasi, sistem distribusi pupuk dan harga pupuk untuk petani. Petani sudah sangat mudah mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau,” kata Najib.

Baca Juga :  21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis

 

Kini, petani sangat merasakan betul kehadiran pemerintah atas kebutuhan pertanian yang diharapkan oleh petani di pedesaan. Kebijakan Presiden Prabowo sangat sejalan dengan komitmennya soal ketahanan pangan.

 

”Laporan dari para petani yang dikantongi Forum Mujadalah Kiai Kampung, para petani di desa-desa, sangat merasakan betul kebijakan soal pupuk. Harga pupuk sudah murah dan tidak sulit lagi untuk mendapatkan pupuk,” jelasnya.

 

Kebijakan kedua soal pendidikan, dalam hal kesejahteraan guru beber Najib, juga sudah sangat menyentuh dan dirasakan langsung oleh para guru.

 

Yang sebelumnya, masih ada guru yang hanya bergaji 500 ribu dalam sebulan, kini para guru sudah bisa menikmati kesejahteraannya dan merasa tenang mendidik anak didiknya di lembaga pendidikan yang ditanganinya. Gajinya sudah sangat layak dan manusiawi.

 

”Sebelum ada kebijakan dari Presiden Prabowo ini, tidak jarang para guru di pedesaan, hanya bergaji 300 ribu hingga 700 ribu dalam sebulan,” tegas pria yang juga penggagas Forum Mujadalah Kiai Kampung ini.

Baca Juga :  Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat

 

Dengan kesejahteraan yang sangat baik untuk para guru itu, harap Najib, semoga kedepannya, para guru lebih fokus untuk mendidik dan mencetak generasi emas masa depan yang terbaik untuk Indonesia. “Generasi emas itu yang akan memimpin Indonesia kedepannya,” katanya.

 

Kebijakan pro rakyat yang ketiga jelas Najib, soal dunia kesehatan. Presiden Prabowo sudah memberikan angin segar kepada masyarakat kecil untuk dunia kesehatan. Masyarakat di pedesaan bisa berobat dengan baik dan lengkap di Puskesmas. Karena alat-alat sudah disiapkan.

 

Salah satu contoh misalnya, Ultrasonografi (USG), sebagai alat pemeriksa medis yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar struktur bagian tubuh manusia, sudah bisa dinikmati di seluruh Puskesmas.

 

”Presiden Prabowo untuk memerintahkan kepada Menteri Kesehatan untuk mendatangkan alat USG ke seluruh Puskesmas yang ada. Para Bidan, suster atau perawat, yang sebelumnya belum bisa mengoperasikan alat itu, kini sudah harus bisa dan alatnya sudah tersedia di Puskesmas,” terangnya.

 

Masyarakat kini cukup datang ke Puskesmas, sudah bisa menikmati alat itu dan akan dilayani dengan baik. “Tidak harus datang ke rumah sakit besar di kota. Kebijakan ini, sangat menyentuh langsung kepada masyarakat di pedesaan,” tegas Najib.

Baca Juga :  Resmi! Pemerintah Terapkan WFH bagi ASN Setiap Jumat Guna Efisiensi Energi Nasional

 

Selain mengapresiasi tiga kebijakan Presiden Prabowo yang dinilai sangat pro rakyat itu, Forum Mujadalah Kiai Kampung juga kata Najib, sangat bangga memiliki Presiden Prabowo yang sudah menjalin hubungan baik dengan banyak negara dan melahirkan kebijakan sangat luar biasa.

 

”Kita harus bangga memiliki sosok Presiden Prabowo yang tegas dan bijaksana dalam melahirkan programnya untuk rakyat kecil. Kali ini, rakyat sangat merasakan kehadiran sosok Presiden Indonesia, yang betul-betul berpihak pada umat,” ujarnya.

 

Terakhir tegas Najib, Forum Mujadalah Kiai Kampung akan terus bersama mengawal program pemerintah, bersama dengan Presiden Prabowo Subianto, dalam penegakan hukum dan keadilan.

 

“Terutama soal dalam pemberantasan korupsi. Bersama dalam memberantas para koruptor, yang mencuri uang negara. Pencurian dan pencucian uang negara, harus dikembalikan kepada negara. Tekad itu harus dijalankan dan rakyat siap mengawalinya,” tegas Najib.(*)

Penulis : Saifullah

Editor : Red

Berita Terkait

LPG 3 Kg Langka di Kota Pasuruan: Kapal Tanker Terhambat di Perak, Penyaluran Normal Mulai Besok dengan Skema Pembatasan
21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis
Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat
Kabar Gembira! Tol Palembang-Betung Target Beroperasi Akhir 2026, Ini Progresnya
Buntut OTT Bupati Fadia arafiq Sekitar 63 Pejabat Pemerintah kabupaten Pekalongan diperiksa oleh KPK
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara
KKP: Program Strategi Nasional, Tambak Nila Tidak Memiskinkan Masyarakat 
EVP Bantuan Hukum PLN ‘Double Job’ Jadi Komut, Apa Kabar Kasus Penganiayaan Sajam di Depok?
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 15:23 WIB

LPG 3 Kg Langka di Kota Pasuruan: Kapal Tanker Terhambat di Perak, Penyaluran Normal Mulai Besok dengan Skema Pembatasan

Jumat, 10 April 2026 - 08:25 WIB

21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis

Kamis, 9 April 2026 - 12:15 WIB

Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat

Rabu, 8 April 2026 - 15:09 WIB

Kabar Gembira! Tol Palembang-Betung Target Beroperasi Akhir 2026, Ini Progresnya

Rabu, 8 April 2026 - 14:54 WIB

Buntut OTT Bupati Fadia arafiq Sekitar 63 Pejabat Pemerintah kabupaten Pekalongan diperiksa oleh KPK

Rabu, 8 April 2026 - 09:59 WIB

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara

Rabu, 8 April 2026 - 08:55 WIB

KKP: Program Strategi Nasional, Tambak Nila Tidak Memiskinkan Masyarakat 

Selasa, 7 April 2026 - 16:22 WIB

EVP Bantuan Hukum PLN ‘Double Job’ Jadi Komut, Apa Kabar Kasus Penganiayaan Sajam di Depok?

Berita Terbaru