Polemik Sengketa Lahan Perumahan Griyo Mulyo dan Pasar Kebonagung, Warga Desak Kepastian Hukum

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah yang diduga tercaplok oleh pasar Kebonagung

i

Tanah yang diduga tercaplok oleh pasar Kebonagung

KOTA PASURUAN realitapublik.id – Polemik sengketa lahan antara Perumahan Griyo Mulyo Kebonagung dan aset Pemerintah Kota Pasuruan kembali memanas. Setelah pengukuran terbaru, terungkap adanya dugaan tumpang tindih sertifikat yang menyebabkan lahan warga seluas 464 meter persegi ‘tergerus’ oleh lahan Pasar Kebonagung.

 

Persoalan ini berakar pada perbedaan waktu penerbitan sertifikat. Sertifikat Hak Milik (SHM) Perumahan Griyo Mulyo diterbitkan pada tahun 1993, jauh sebelum sertifikat Pasar Kebonagung yang baru terbit empat tahun kemudian, yaitu pada 1997.

Baca Juga :  Cegah Kebakaran Way Kambas Meluas, Satgas Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

 

Di atas lahan yang kini dipersoalkan, pemerintah kota bahkan telah mendirikan fasilitas publik seperti akses jalan, puskesmas, dan tempat potong rambut, yang kini menimbulkan kerumitan baru dalam penyelesaian sengketa.

 

Saat dihubungi, Kepala Dinas Aset Kota Pasuruan, Moch Amien, memilih untuk tidak banyak berkomentar. Di kantornya, Amien hanya menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari pimpinan sebelum bisa memberikan pernyataan resmi.

Baca Juga :  Jangan Kaget Besok Pemadaman Listrik, PLN UP3 Situbondo Rilis Daftar Wilayah Terdampak

 

“Kami tidak bisa memberikan keterangan sekarang. Nanti tunggu keputusan atasan,” ujarnya singkat kepada salah satu awak media.

 

Di sisi lain, perwakilan Perumahan Griyo Mulyo menuntut kejelasan dan ketegasan dari pemerintah kota. Mereka menganggap Dinas BPKA tidak serius dalam menindaklanjuti sengketa yang telah berlarut-larut.

 

“Kita heran sekali, kenapa pihak terkait begitu sulit untuk transparan. Kami hanya ingin tahu apakah luas tanah kami sesuai, dan bagaimana jika terambil oleh pihak lain. Jangan membuat situasi jadi ambigu,” jelas perwakilan warga.

Baca Juga :  Satpol PP Kota Pasuruan Copot Banner Sengketa Lahan Kelurahan Bukir, Warga Pertanyakan Keadilan Penertiban!

 

Kasus ini tidak hanya menyangkut persoalan batas lahan, tetapi juga mencerminkan kebutuhan akan kepastian hukum dan keadilan bagi warga. Jika tidak segera diselesaikan dengan langkah-langkah yang konkret, polemik ini berpotensi terus memanas dan merugikan kedua belah pihak.

Penulis : Chu

Editor : Red

Berita Terkait

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Berita ini 218 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Berita Terbaru