Kritik Keras LIRA Malang: Tiada Tranparansi, Mutasi Jabatan berpotensi ‘Permufakatan Jahat terhadap Rakyat’

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LIRA Kabupaten Malang, Wiwid Tuhu P., S.H., M.H. (Photo: realitapublik.id)

i

Ketua LIRA Kabupaten Malang, Wiwid Tuhu P., S.H., M.H. (Photo: realitapublik.id)

MALANG, realitapublik.id – Kebijakan penataan jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang kembali memanas. Setelah melaksanakan assessment, Pemkab berencana melanjutkan dengan “job fit“.

 

Informasi ini diutarakan Ketua LIRA Kabupaten Malang, Wiwid Tuhu P., S.H., M.H., kepada realitapublik.id, Jumat, 17 Oktober 2025, di Malang.

 

Rencana melanjutkan dengan “job fit” setelah melaksanakan assessment tersebut, oleh LIRA Kabupaten Malang dinilai tidak transparansi dan kriteria resmi memicu kecurigaan publik.

 

Oleh karena itu, Ketua LIRA Kabupaten Malang, Wiwid Tuhu tak segan melontarkan kritik pedas, menuding proses tersebut rawan disalahgunakan dan secara langsung menyerang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang yang memberikan dukungan tanpa syarat.

Baca Juga :  Paskibraka Abab Sukses Kibarkan Bendera, Legislator PALI Beri Pujian Khusus

 

Jangan Jadi Pelayan Kekuasaan

 

Wiwid menegaskan bahwa Pemkab Malang wajib menjelaskan secara rasional dan terukur tujuan setiap penempatan pejabat. Ia menuntut proses yang akuntabel dan bebas kepentingan di tengah isu jual beli jabatan yang belum tuntas diklarifikasi.

 

“Apapun istilahnya, yang penting adalah apakah pemerintah melakukan semua itu secara terukur, dengan indikator yang jelas. Yang dibutuhkan di Kabupaten Malang adalah pejabat yang mampu menjadi pelayan masyarakat, bukan pelayan kekuasaan,” tegas Wiwid.

 

Kritik ini makin tajam mengingat peserta assessment dinilai didominasi oleh pegawai senior yang akan segera pensiun, membuat klaim “penyegaran birokrasi” Pemkab Malang menjadi lucu dan tidak tepat.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolres Lampung Utara Silaturahmi ke Tokoh Adat Akuan Abung

 

Dukungan Tanpa Dasar adalah Pembiaran

 

Dukungan beberapa fraksi DPRD terhadap rencana mutasi besar-besaran ini justru menjadi sasaran utama LIRA. Wiwid Tuhu menyebut dukungan legislatif ini sebagai bentuk pembiaran yang berbahaya.

 

“DPRD harus berpihak kepada rakyat. Pertanyaannya sekarang: sudahkah DPRD mendapatkan informasi detail tentang kebutuhan setiap jabatan? Kalau belum, seharusnya mereka mewakili rakyat untuk bertanya, bukan malah mendukung,” ujarnya.

 

LIRA memperingatkan bahwa dukungan tanpa dasar yang jelas berpotensi menjadi “permufakatan jahat terhadap rakyat,” jika penempatan jabatan dilakukan secara asal, tanpa pertimbangan merit system yang profesional.

Baca Juga :  Sinergi Pemdes Kalicinta dan DPR RI Dorong UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal

 

Reformasi Birokrasi Terancam Gagal

 

Pengamat kebijakan publik sependapat, menyoroti bahwa situasi ini mencerminkan lemahnya manajemen kepegawaian Pemkab Malang yang belum sepenuhnya berbasis merit system (UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN).

 

Transparansi dalam proses assessment dan job fit adalah kunci utama untuk membuktikan bahwa reformasi birokrasi Pemkab Malang benar-benar bertujuan meningkatkan pelayanan publik, dan bukan sekadar perputaran jabatan di lingkaran kekuasaan.

 

Publik kini menanti respons resmi dari Pemkab Malang dan keberanian DPRD untuk meminta penjelasan detail sebelum job fit tersebut.(*)

 

Penulis: Andy Billy

Editor : Red

Berita Terkait

Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Kebun 4 Kotabumi
Meriahkan HUT RI ke-81, Pemdes Tiyuh Karta Sari Gelar Kuda Lumping dan Tari Sembah
Semarakkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-4 Tiyuh, Pemerintah Karta Tanjung Selamat Gelar Seni Budaya dan Pembagian Hadiah
Memeriahkan HUT ke-81 RI, Pemerintah Tiyuh Murni Jaya Gelar Karnaval Budaya dan Pawai Hias
Memeriahkan HUT ke-81 RI, Pemerintah Tiyuh Sumber Rejo Gelar Senam Bersama dan Jalan Sehat
Sambut HUT ke-81 Jateng, Disnakertrans Sediakan 4.817 Lowongan Kerja di Bursa Kerja
Kota Pasuruan Diserbu Ratusan Ribu Jamaah, Menjelang Puncak Haul Ke-45 KH. Abdul Hamid
Peringatan Maulid Nabi di Mlandingan: Rajut Religiusitas di Momentum Agustusan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Kebun 4 Kotabumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemdes Tiyuh Karta Sari Gelar Kuda Lumping dan Tari Sembah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-4 Tiyuh, Pemerintah Karta Tanjung Selamat Gelar Seni Budaya dan Pembagian Hadiah

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Memeriahkan HUT ke-81 RI, Pemerintah Tiyuh Murni Jaya Gelar Karnaval Budaya dan Pawai Hias

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Memeriahkan HUT ke-81 RI, Pemerintah Tiyuh Sumber Rejo Gelar Senam Bersama dan Jalan Sehat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Sambut HUT ke-81 Jateng, Disnakertrans Sediakan 4.817 Lowongan Kerja di Bursa Kerja

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Kota Pasuruan Diserbu Ratusan Ribu Jamaah, Menjelang Puncak Haul Ke-45 KH. Abdul Hamid

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Peringatan Maulid Nabi di Mlandingan: Rajut Religiusitas di Momentum Agustusan

Berita Terbaru