Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bupati PALI Resmi Buka Gebyar Koperasi dan UMKM 2025

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, ST., dalam acara gebyar Koperasi dan UMKM Kabupaten PALI Tahun 2025, Sabtu 20 Desember 2025.

i

Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, ST., dalam acara gebyar Koperasi dan UMKM Kabupaten PALI Tahun 2025, Sabtu 20 Desember 2025.

PALI Sumsel realitapublik.id — Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, ST., didampingi ketua TP.PKK Ny. Dwi Septaria, SE., dan Sekda PALI, Kartika Yanti, SH., MH., secara resmi membuka Gebyar Koperasi dan UMKM Kabupaten PALI Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan peresmian Rumah Kemasan UMKM dan Bengkel Koperasi, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM (DinkopUKM) Kabupaten PALI tersebut berlangsung di Rumah Kemasan Simpang Lima, Kabupaten PALI, dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ekonomi kerakyatan.

 

Dalam sambutannya, Bupati Asgianto menegaskan bahwa koperasi dan UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk terus menghadirkan program konkret yang mampu meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku usaha lokal.

Baca Juga :  Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

 

“Koperasi dan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah harus hadir dengan program nyata, inovatif, dan berkelanjutan agar pelaku usaha kita mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Asgianto.

 

Bupati menjelaskan, peresmian Rumah Kemasan UMKM bertujuan membantu pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas kemasan produk agar lebih menarik, memenuhi standar pemasaran, serta memiliki nilai tambah. Sementara itu, Bengkel Koperasi difungsikan sebagai pusat pembinaan dan pendampingan untuk memperkuat kelembagaan koperasi di Kabupaten PALI.

Baca Juga :  Kebakaran di Perum PG Olean, Hanguskan Perabotan Rumah Akibat Puntung Rokok

 

“Dengan adanya Rumah Kemasan ini, UMKM tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual kualitas dan nilai. Sedangkan Bengkel Koperasi menjadi wadah pembelajaran agar koperasi dikelola secara profesional dan berdaya saing,” kata Bupati.

 

Kegiatan Gebyar Koperasi dan UMKM 2025 tersebut diikuti oleh pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha yang menampilkan produk unggulan lokal, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk olahan hasil pertanian dan perikanan. Pemerintah daerah berharap ajang ini mampu menjadi ruang promosi sekaligus memperluas jejaring pemasaran UMKM PALI.

Baca Juga :  PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

 

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Asgianto didampingi Asisten II Setda PALI, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Bappeda, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Balitbangda, Kepala DPMD, Kepala Diskominfo Staper, serta Camat Talang Ubi.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten PALI menargetkan terbangunnya sinergi yang kuat antara pemerintah, koperasi, dan pelaku UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Jurnalis: Lidian Heri

Editor : Red

Berita Terkait

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

Berita Terbaru