Pasuruan Diterjang Cuaca Ekstrem, Atap Masjid Babussalam Ambruk dan Rumah Warga Rusak Berat

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PASURUAN realitapublik.id — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda sejumlah titik di Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (20/12/2025). Cuaca ekstrem ini mengakibatkan kerusakan fasilitas ibadah di Kecamatan Wonorejo serta merobohkan bagian rumah warga di Kecamatan Kejayan.

 

Meskipun kerusakan material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam dua rentetan peristiwa alam tersebut.

 

Di Kecamatan Wonorejo, terjangan angin puting beliung dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.45 WIB. Hantaman angin yang sangat kuat menyebabkan atap kanopi berbahan spandek di halaman Masjid Babussalam, Dusun Sudan, Desa Wonosari, ambruk seketika.

Baca Juga :  Bina Desa UPN Jatim Dorong Penguatan UMKM Pakal melalui Empat Pilar Manajemen

 

Kapolsek Wonorejo, AKP Sugiyanto, S.H., yang turun langsung ke lokasi menyampaikan bahwa kerugian akibat insiden ini cukup signifikan.

 

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa saat kejadian. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta karena konstruksi atap yang cukup luas,” ujar AKP Sugiyanto.

Salah satu rumah warga yang atapnya abruk

Berselang beberapa jam, cuaca buruk bergeser ke wilayah Kecamatan Kejayan. Sekitar pukul 16.30 WIB, kediaman Sumarlin (45) di Dusun Krajan, Desa Klangrong, menjadi sasaran. Bagian atap musala, dapur, dan kamar mandi roboh akibat penyangga bambu yang tidak mampu menahan tekanan angin dan beban air hujan.

Baca Juga :  Momen Haru Mewarnai Nikah Massal Gratis Pemkab Indramayu 2026

 

Kapolsek Kejayan, AKP Agus Purnomo, S.H., M.H., menyebutkan kerusakan bangunan tersebut cukup signifikan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp7 juta.

 

Merespons dua kejadian beruntun ini, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengeluarkan imbauan keras agar masyarakat tetap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi (hujan badai dan banjir).

Baca Juga :  Pilkati Karta Tanjung Selamat Terancam Ricuh, Forkopimda Tubaba Disorot Tak Kunjung Hadir

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor kepada aparat atau pemerintah desa jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing,” tegas AKBP Jazuli.

 

Saat ini, jajaran Polsek Wonorejo dan Kejayan bersama unsur Tiga Pilar (TNI, Polri, dan Pemerintah Desa) telah melakukan langkah-langkah Melakukan pengecekan dan pendataan dampak kerusakan di kedua lokasi. Menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan untuk pembersihan puing-puing dan Mempersiapkan langkah darurat dan bantuan sosial bagi warga yang terdampak secara langsung. (*)

 

Berita Terkait

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Berita Terbaru

Berita

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:53 WIB