Suporter Rusak Fasilitas Usai Laga AKD Cup Tosari, Polisi Ambil Langkah Tegas

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN realitapublik.id – Kericuhan terjadi usai pertandingan turnamen sepak bola AKD Cup 2025 di Lapangan Ledok Sari, Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (1/10/2025) sore.

 

Sejumlah suporter merusak fasilitas pertandingan setelah timnya kalah dalam adu penalti. Pertandingan mempertemukan tim Dewana Ngadiwono melawan tim The Muse Tosari.

 

Laga dimenangkan The Muse lewat drama adu penalti. Seusai pertandingan, suporter Dewana Ngadiwono memasuki lapangan, mengambil sejumlah banner, merobohkan dua gawang, merusak tenda sponsor, papan skor, lalu membakarnya di tengah lapangan dengan menggunakan bensin.

Baca Juga :  Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

 

Kapolsek Tosari AKP Agus Purnomo menegaskan polisi akan menindak tegas aksi pengrusakan tersebut. “Polisi akan melaksanakan penegakan hukum atas kejadian pengrusakan fasilitas pertandingan sepak bola di Tosari,” ujarnya.

Baca Juga :  Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Radius Aman 5 Km Diberlakukan

 

Barang bukti berupa dua gawang yang terbakar, sisa jaring, rangka tenda sponsor, banner sponsor, serta rekaman kejadian dan CCTV telah diamankan pihak kepolisian. Polisi juga telah menerima laporan dari panitia dan akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pasuruan untuk menindaklanjuti kasus ini.

Baca Juga :  HUT Ke-62 Golkar, DPD II Tubaba Menyatu dengan Warga Lewat Kegiatan Sosial

 

Sebagai langkah antisipasi, pertandingan AKD Cup 2025 untuk sementara dihentikan selama satu minggu. “Pertandingan akan dilebur dulu sampai situasi benar-benar aman, baru dilanjutkan ke babak selanjutnya,” kata Agus Purnomo.

 

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mendukung langkah tegas jajarannya. “Keamanan adalah harga mati. Tidak boleh ada aksi anarkis di lapangan,” tegasnya.

Penulis : Koko

Editor : Red

Berita Terkait

Mengabdi untuk Pendidikan dan Bangsa, Ini Rekam Jejak Panjang Prof. Warsito
Bentengi Diri dari Korupsi, Pejabat Struktural Kecamatan Suboh Ikuti Program PADI KPK
Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota
Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan
Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk
Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum
Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba
Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:22 WIB

Mengabdi untuk Pendidikan dan Bangsa, Ini Rekam Jejak Panjang Prof. Warsito

Senin, 2 November 2026 - 12:33 WIB

Bentengi Diri dari Korupsi, Pejabat Struktural Kecamatan Suboh Ikuti Program PADI KPK

Minggu, 1 November 2026 - 15:24 WIB

Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun

Berita Terbaru