Mantan Wakapolri Mengundang Aksi Massa Di Kota Pasuruan Usai Adanya Pernyataan Kontroversial  

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2024 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan Kota, RealitaPublik – Aliansi Masyarakat Kota Pasuruan (AMKP) menggelar aksi demonstrasi di depan Mako Polres Pasuruan Kota dengan jumlah massa 32 orang. Rabu (20/3/2024). Siang

Mereka menyuarakan pertanyaan atas netralitas Polri terkait adanya berita di medsos tentang indikasi keterlibatan aparat Kepolisian yang bisa membuka akses sirekap KPU dan merubah formulir C1 hasil pemungutan suara di masing-masing TPS.

Dalam aksinya, pengunjukrasa mempertanyakan aparat Kepolisian yang bisa membuka akses Sirekap dan merubah Formulir C1, sehingga timbul persepsi ketidaknetralan Polri dalam pesta Demokasi kali ini.

Pada kesempatannya, Ketua Aliansi Masyarakat Kota Pasuruan yaitu Ayik Suhaya menyampaikan langsung pada pokok inti kejelasan terkait adanya isu-isu netralitas POLRI di media sosial dan mempertanyakan aparat Kepolisian bisa membuka akses Sirekap dan merubah formulir C1 serta bukti pengakuan mantan Wakapolri soal Polres terlibat kecurangan Pilpres 2024 bahwa Polres bisa mengakses sirekap.

Baca Juga :  Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah di Sumbermalang Jual Sembako di Bawah Harga Pasar 
Foto istimewa: saat diskusi di ruangan Polres Pasuruan Kota

Menjawab penyampaian AMKP Kapolres Pasuruan Kota AKBP Makung Ismoyo Jati, S.I.K., M.I.K melalui Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., menyampaikan, bahwasanya apa yang di gariskan dari satuan paling atas bahwa POLRI netral tidak ikut dalam demokrasi dan tugas kami hanyalah melakukan pengamanan pengawalan melalui dari proses kampanye, pendistribusian logistik serta pengamanan pemilu agar agenda tahapan pemilu berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Gunakan Skema KPBU, Pemkab Batang Bakal Pasang 9.387 Titik Lampu Jalan Siaga Kriminalitas

“Kami selalu mengikuti apa yang di sampaikan bapak Kapolri dan mentaati undangan undang bahwa kami Polri netral tidak ada mengubah maupun mengisi C1 dan kami murni melaksanakan pengamanan dan pengawalan saja”. Jelas Wakapolres.

Menerima jawaban dari Wakapolres Pasuruan Kota, Aliansi Masyarakat Kota Pasuruan merasa lega dan mendukung Netralitas TNI Polri dalam mengawal tahapan Pemilu berjalan dengan baik.

“Terimakasih banyak komandan akan kami sampaikan kepada masyarakat khususnya Kota dan Kabupaten Pasuruan terkait isu- isu netralitas POLRI dan mohon maaf mengganggu karena ini penting di sampaikan menjadikan kepentingan demokrasi kita semua khususnya warga Kota dan Kabupaten Pasuruan.” Jelas Ayi Suhaya.

Baca Juga :  Banner Cakades PAW Selomukti Mulai Menjamur

Penyampaian pendapat kelompok tersebut merupakan bukti kepercayaan yang tinggi kepada institusi Kepolisian dan mereka tidak serta-merta mempercayai pemberitaan yang menyudutkan institusi yang telah mereka kenal mengawal Demokrasi Indonesia selama itu dan tidak ada cacat sebelumnya.

Aksi unjuk rasa tersebut berakhir dengan damai dan mereka menerima penjelasan Polres Pasuruan Kota yang diwakili oleh Wakapolres dengan pernyataan tegas menjunjung tinggi Netralitas Polri pada Pemilu 2024.(Sony)

Berita Terkait

Sengketa Lahan 10 Desa di Pasuruan Tak Kunjung Usai, Wagub LIRA Jatim Desak Presiden Prabowo Turun Tangan
Banner Cakades PAW Selomukti Mulai Menjamur
Belasan Tower SUTET dan SUTT di Sumut Tumbang, Re-LUN Desak Audit Anggaran ‘Care for Asset’ PLN
Tiga Jemaah Haji Asal Situbondo Wafat di Makkah, Salah Satunya Berusia 33 Tahun 
Soroti Tender RSUD Kraton, LSM Pejuang 24 Desak Transparansi Anggaran Rp15 Miliar
Nekat Hunus Pisau ke Arah Polisi, Buronan Kasus Penggelapan Motor di PALI Dilumpuhkan
Pencuri Sawit PT SBAL di PALI Tertangkap Basah, Pelaku Tak Berkutik Dikepung Polisi
BREAKING NEWS: UU KUHP Baru Dijerat ke Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Diduga Garong Dana MBG!
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sengketa Lahan 10 Desa di Pasuruan Tak Kunjung Usai, Wagub LIRA Jatim Desak Presiden Prabowo Turun Tangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:20 WIB

Banner Cakades PAW Selomukti Mulai Menjamur

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:02 WIB

Belasan Tower SUTET dan SUTT di Sumut Tumbang, Re-LUN Desak Audit Anggaran ‘Care for Asset’ PLN

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:33 WIB

Tiga Jemaah Haji Asal Situbondo Wafat di Makkah, Salah Satunya Berusia 33 Tahun 

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:34 WIB

Nekat Hunus Pisau ke Arah Polisi, Buronan Kasus Penggelapan Motor di PALI Dilumpuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:16 WIB

Pencuri Sawit PT SBAL di PALI Tertangkap Basah, Pelaku Tak Berkutik Dikepung Polisi

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:46 WIB

BREAKING NEWS: UU KUHP Baru Dijerat ke Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Diduga Garong Dana MBG!

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:09 WIB

Sehari Pascacopot, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung!

Berita Terbaru

Berita

Banner Cakades PAW Selomukti Mulai Menjamur

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:20 WIB