SITUBONDO, realitapublik.id – Nuansa nasionalisme dan religiusitas menyatu erat di Pendopo Kantor Kecamatan Mlandingan. Bertepatan dengan momentum bulan Agustus yang sarat sejarah Kemerdekaan RI ke-81 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-208, Pemerintah Kecamatan Mlandingan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H secara khidmat, Rabu (19/8/2026) siang.
Selain mendengarkan tausiyah dari KH. Zakki Abdullah (Pengasuh PP Manbaul Hikam, Panji Kidul), acara ini juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh penceramah kondang Situbondo, KH. Faqih Ali (Pengasuh PP Sabilal Muhtadin, Pasir Putih, Bungatan). Doa tersebut dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, serta kemajuan wilayah Kecamatan Mlandingan dan Kabupaten Situbondo pada umumnya.

Momen ikonik yang menjadi tradisi tahunan dalam rangkaian acara ini, para undangan berkumpul untuk menikmati tumpeng, hidangan lokal yang penuh makna. Suasana kian meriah dengan kehadiran ancak serta aneka jajan, buah-buahan, hingga perabotan rumah tangga ringan seperti wadah sendok-garpu, dan centong, terbungkus plastik yang digantung tersusun rapi mengelilingi bagian dalam dan sebagian halaman pendopo. Tradisi ini bukan sekadar selebrasi, melainkan sebuah simbol rasa syukur yang meruntuhkan sekat sosial di tengah masyarakat.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah ulama, di antaranya Lora Muttabiin Alalloh dari PP Bustanul Munawwar, Mangaran, K. Achmad Nawawi Zain (Ketua Yayasan Islamiyah Nuriyah, Mlandingan Wetan, Bungatan). Turut hadir jajaran Forkopimcam, TP-PKK Mlandingan, MWC NU, DMI, Jamaah Ittisholana (Ittihad Sholawat Nariyah), serta para kepala desa, ASN dari instansi, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, serta undangan lainnya.

Usai acara, Plt. Camat Mlandingan, Dimas Arishandy Pradana, mengatakan bahwa perpaduan momen ini diharapkan menjadi refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bersyukur dan bersinergi dalam membangun daerah.
“Melalui peringatan ini, kita tidak hanya meneladani akhlak Rasulullah SAW, tetapi juga mengobarkan semangat perjuangan para pahlawan dan sesepuh Situbondo untuk membawa Mlandingan ke arah yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.(*)
Penulis : Abdul Hakim






