Polres Situbondo Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2024, Kriminalitas dan Laka Lantas Menurun

- Jurnalis

Selasa, 31 Desember 2024 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO realitapublik.id  – Sepanjang tahun 2024 kejadian kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas diwilayah hukum Polres Situbondo Polda Jatim mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan tahun 2023.

 

Hal itu disampaikan Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K. dalam Konferensi Pers akhir tahun 2024 yang digelar di lobby Mapolres Situbondo, Selasa (31/12/2024).

 

Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan menyampaikan jumlah tindak pidana tahun 2023 sebanyak 850 kasus dan tahun 2024 sebanyak 683 kasus. Dari data tersebut jumlah tindak pidana mengalami penurunan 20% atau 167 kasus.

 

Dari 683 kasus yang ditangani di tahun 2024, berhasil diselesaikan penanganannya sebanyak 627 kasus atau 91,80%

Baca Juga :  Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

 

Kemudian, jumlah kasus pada tahun 2024 tersebut didominasi, Narkoba 58 kasus, Penganiayaan Berat (Anirat) 54 kasus, Pencurian dengan Pemberatan (Curat) 34 kasus, Minuman Keras 33 kasus dan KDRT 25 kasus.

 

Selain itu, Polres Situbondo juga mendukung program Astacita Presiden Prabowo Subianto terkait pemberantasan judi online dan judi konvensional sebanyak 19 kasus. Selanjutnya, untuk kasus narkoba yang ditangani sebanyak 58 kasus dan didominasi kasus Obat Daftar G.

 

“Situasi dan kondisi Kabupaten Situbondo sampai saat ini, aman dan terkendali. Polres dan Polsek jajaran juga selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal dan merespon laporan melalui Call Center 110 ataupun di media sosial resmi Polres Situbondo” terangnya.

Baca Juga :  Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

 

Lebih lanjut, Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan juga memaparkan terkait jumlah kecelakaan lalu lintas untuk tahun 2024 terjadi penurunan sebesar 29%, yakni tahun 2023 sebanyak 544 kasus dan tahun 2024 sebanyak 386 kasus.

 

Untuk pelanggaran lalu lintas tahun 2023 sebanyak 2051 dibanding tahun 2024 sebanyak 2564, mengalami kenaikan 25%.

 

“Lokasi atau titik rawan kecelakaan adalah di jalan raya Banyuglugur KM 144.400 – KM 147.350 arah Surabaya. Untuk pencegahan sudah dipasang rambu peringatan” jelasnya.

 

Terkait upaya Kepolisian untuk mencegah Kriminalitas dan Kecelakaan Lalu lintas, Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan menjelaskan bahwa Polres Situbondo dan Polsek Jajaran aktif melaksanakan kegiatan preemtif dan preventif melalui sosialisasi, edukasi, pantroli sambaing baik di masyarakat, sekolah-sekolah, aparatur pemerintahan di Desa dan Kecamatan untuk bersama-sama ikut serta menjaga keamanan, ketertiban dilingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Heboh ! Penemuan Emas di Sungai Comal Pemalang, Warga Luar Desa Ramai Berbondong-bondong Mendulang

 

“Harapan Kami dengan dukungan instansi terkait dan seluruh masyarakat Kabupaten Situbondo, gangguan kamtibmas dapat ditekan. Karena jumlah Polisi di Situbondo hanya 571 personel apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk kabupaten Situbondo 673.102 jiwa diperoleh perbandingan 1 : 1.178 artinya 1 Polisi melayani seribu lebih penduduk sehingga perlu peran aktif semua pihak dalam menjaga kamtibmas tetap kondusif” paparnya.

Penulis : Arief Yudha

Editor : Red

Berita Terkait

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga
Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan
Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN
Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo
GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!
Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi
Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster
Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:25 WIB

Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

Senin, 14 September 2026 - 18:14 WIB

Sebut Ada Modus ‘Layangan Putus’, Kuasa Hukum VK Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Gadai Mobil di Pekalongan

Senin, 14 September 2026 - 17:42 WIB

Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Minggu, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Diseret Isu Pita Cukai Palsu, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun Tegas Bantah Tuduhan Tempo

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

GP Ansor Malang Soal Penganiayaan Anggota DPRD: Demokrasi Bukan Bikin Onar, Polisi Jangan Lembek Usut Pelaku!

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Penjual Sosis Korban Pengeroyokan di SKNC Resmi Lapor Polisi

Jumat, 11 September 2026 - 22:39 WIB

Peserta Simbang Kulon Night Carnival Meninggal Usai Tampil Kenakan Kostum Monster

Jumat, 11 September 2026 - 21:23 WIB

Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

Warga Bojong Amankan Sekelompok Remaja dan Enam Celurit

Selasa, 15 Sep 2026 - 00:52 WIB