Pj Bupati Merangin, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Melalui Sidang Paripurna di Gedung DPRD Merangin

- Jurnalis

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merangin, realitapublik.id – Sehari sebelum peringatan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Anggota MPR RI bersama DPR RI – DPD RI gelar sidang tahunan 2024, mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Jokowi, Jumat (16/8).

Pj Bupati Merangin H Mukti bersama Sekda Merangin Fajarman, unsur Forkopimda dan para kepala OPD di jajaran Pemkab Merangin, mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Jokowi tersebut, pada Sidang Paripurna di Gedung DPRD Merangin.

Presiden Republik Indonesia Jokowi dalam pidatonya mengatakan, Indonesia sebuah bangsa yang terbukti punya daya tahan dalam menghadapi Covid-19 dan perubahan iklim serta dalam menghadapi geopolitik dunia yang semakin memanas.

‘’Patut kita syukuri, Alhamdulillah Indonesia merupakan satu dari sedikit negara yang ekonominya mampu pulih lebih cepat bahkan terus bertumbuh. Pertumbuhan ekonomi kita terjaga dikisaran 5% di bandingkan negara lain tidak tumbuh atau melambat,’’ujar Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Penting! Menaker Terbitkan Aturan WFH 2026: Simak 8 Sektor Vital yang Wajib Tetap Hadir di Kantor

Pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian timur lanjut Jokowi, seperti Papua dan Maluku justru ekonominya mampu tumbuh di atas 6% dan Maluku Utara mampu tumbuh diatas 20%.

Begitu juga, Inflasi Indonesia juga sangat terkendali dikisaran 2% sampai 3% saat banyak negara lain mengalami kenaikan inflasi yang luar biasa, bahkan ada yang mengalami kenaikan hingga 200%.

‘’Angka kemiskinan ektrim mampu kita turunkan dari sebelumnya 6,1% menjadi 0,8% pada tahun 2024 dan angka stunting juga mampu kita kurangin dari sebelumnya 37% menjadi 21,5% di tahun 2023,’’jelas Jokowi.

Baca Juga :  Kabar Gembira! Tol Palembang-Betung Target Beroperasi Akhir 2026, Ini Progresnya

Sedangkan tingkat pengangguran juga mampu ditekan dari sebelumnya 5,7% menjadi 4,8% di tahun 2024. Upaya perlindungan masyarakat dari ekonomi bawah juga telah memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Dana Rp 361 triliyun anggaran Kartu Indonesia Sehat (KIS) selama 10 tahun ini telah digunakan untuk layanan kesehatan lebih dari 92 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mulai dari usia dini sampai lansia yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

‘’Dari Rp 113 triliyun anggaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) selama 10 tahun ini telah digunakan untuk pendidikan lebih dari 20 juta siswa pertahun, mulai dari jenjang pendidikan SD sampai SMA sederajat di seluruh Tanah Air Indoensia,’’terang Presiden.

Baca Juga :  KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara

Mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Jokowi pada Sidang tahunan MPR RI dan Sidang bersama DPR RI – DPD RI tahun 2024 tersebut, di Gedung DPRD Merangin berlangsung khidmat.

Selanjutnya pidato Presiden RI Jokowi akan dilanjutkan usai Shalat Jum’at pukul 13.00 WIB, pada Rapat Paripurna pembukaan masa persidangan I DPR RI tahun sidang 2024-2025 dengan agenda penyampaian keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN tahun anggaran 2025 beserta Nota Keuangannya. (*)

Penulis : Mansurdin

Berita Terkait

LPG 3 Kg Langka di Kota Pasuruan: Kapal Tanker Terhambat di Perak, Penyaluran Normal Mulai Besok dengan Skema Pembatasan
21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis
Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat
Kabar Gembira! Tol Palembang-Betung Target Beroperasi Akhir 2026, Ini Progresnya
Buntut OTT Bupati Fadia arafiq Sekitar 63 Pejabat Pemerintah kabupaten Pekalongan diperiksa oleh KPK
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara
KKP: Program Strategi Nasional, Tambak Nila Tidak Memiskinkan Masyarakat 
EVP Bantuan Hukum PLN ‘Double Job’ Jadi Komut, Apa Kabar Kasus Penganiayaan Sajam di Depok?
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 15:23 WIB

LPG 3 Kg Langka di Kota Pasuruan: Kapal Tanker Terhambat di Perak, Penyaluran Normal Mulai Besok dengan Skema Pembatasan

Jumat, 10 April 2026 - 08:25 WIB

21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis

Kamis, 9 April 2026 - 12:15 WIB

Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat

Rabu, 8 April 2026 - 15:09 WIB

Kabar Gembira! Tol Palembang-Betung Target Beroperasi Akhir 2026, Ini Progresnya

Rabu, 8 April 2026 - 14:54 WIB

Buntut OTT Bupati Fadia arafiq Sekitar 63 Pejabat Pemerintah kabupaten Pekalongan diperiksa oleh KPK

Rabu, 8 April 2026 - 09:59 WIB

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara

Rabu, 8 April 2026 - 08:55 WIB

KKP: Program Strategi Nasional, Tambak Nila Tidak Memiskinkan Masyarakat 

Selasa, 7 April 2026 - 16:22 WIB

EVP Bantuan Hukum PLN ‘Double Job’ Jadi Komut, Apa Kabar Kasus Penganiayaan Sajam di Depok?

Berita Terbaru