Kisah Anak Kebumen Rindu ke Ibunya, Ditinggal Merantau ke Singapura Sejak 2007

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok Nurfarida, ibunda dari Fandi Rahmat Rizki Saputra yang merantau ke Singapura. 

i

Sosok Nurfarida, ibunda dari Fandi Rahmat Rizki Saputra yang merantau ke Singapura. 

REALITAPUBLIK.ID – Di sebuah rumah sederhana di Kampung Pegalongan RT 02 RW 02, Desa Rawareja, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Fandi Rahmat Rizki Saputra (18 tahun) yang didampingi kakeknya, Selamet (62 tahun), tak kuasa menahan air mata ketika menceritakan kerinduan kepada ibunya (Nurfarida) yang pergi merantau ke negara luar dan belum pulang semenjak tahun 2007 silam.

 

 

“Mamah pulang ya mah … Fandi sangat rindu dan ingin dipeluk mamah, Fandi siap menjaga mamah di Indonesia,” kata Fandi ditujukan kepada ibunya dengan suara lirih sambil meneteskan air mata, Rabu, 9 Oktober 2024.

Baca Juga :  Presiden Resmikan Koperasi Desa Merah Putih, Tiyuh Marga Kencana Siap Dorong Ekonomi Kerakyatan 

 

 

Fandi mengatakan siap menyusul mamahnya (Nurfarida) ke Singapura dan berharap Nurfarida masih mengingatnya.

 

 

“Semoga mamah disana sehat selalu. Mamah, ini Fandi, anak mamah yang dilahirkan 18 tahun silam. Fandi sudah sangat lama menahan rasa rindu ini, apa Fandi harus menyusul mamah ke Singapura?,” kata Fandi.

 

Foto dari kanan, Fandi Rahmat Rizki Saputra, bersama kakeknya, Selamet, di rumahnya, Kampung Pegalongan RT 02 RW 02, Desa Rawareja, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

 

Sementara Selamet ayah Nurfarida menceritakan bahwa putrinya, Nurfarida, pergi merantau ke negara Singapura pada bulan November 2007. Usia cucunya, Fandi, pada saat itu masih satu tahun.

 

 

Sejak saat itu, Selamet yang merawat dan membesarkan Fandi. Sementara ayahnya Fandi sejak bercerai dengan putrinya, Nurfarida (ibunya Fandi), pergi dan keberadaannya tidak diketahui hingga saat ini.

Baca Juga :  Sehari Pascacopot, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung!

 

 

 

Semenjak ditinggal pergi merantau ke negara luar, Fandi belum pernah bertemu melihat wajah ibu yang melahirkannya dan selalu menanyakan ibunya tersebut.

 

 

Untuk itu, Selamet yang sudah tua dan sering sakit memohon putrinya, Nurfarida, bisa secepatnya pulang ke rumah di Pegalongan Rawareja, Fandi selalu menanyakan ibunya yang merantau ke Singapura.

 

 

“Sekarang cucu saya (Fandi) sudah duduk dibangku kelas 3 SMK. Sudah 17 tahun putri saya tidak pulang. Fandi selalu tanya ibunya, Fandi rindu ingin melihat wajah dan memeluk ibunya,” ungkap Selamet.

Baca Juga :  Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka

 

 

Selamet meminta kepada anaknya (Nurfarida) agar jangan memutuskan hubungan keluarga.

 

 

“Kami tidak mengharap apapun dari kerja kerasmu di negara sana. Kami ingin kamu pulang menemui Fandi yang sangat merindukanmu. Setelah pulang, tidak apa-apa kalau kamu mau berangkat lagi ke rantau. Ingat nduuk…, jangan memutus hubungan keluarga ya… Jadi pulanglah ke rumah nduuk,” tutur Selamat ditujukan kepada putrinya, Nurfarida.

Penulis : Wahyudin

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Tiga Jemaah Haji Asal Situbondo Wafat di Makkah, Salah Satunya Berusia 33 Tahun 
BREAKING NEWS: UU KUHP Baru Dijerat ke Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Diduga Garong Dana MBG!
Sehari Pascacopot, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung!
Lewat Gerakan Gempur Rokok Ilegal, Pemkot Pekalongan dan Bea Cukai Tegal Perkuat Sinergi
Jamin Keberlanjutan Pendidikan, Kemenag Pekalongan Siapkan 5 Ponpes untuk Santriwati Padang Ati
Sambut Hari Lahir Pancasila 2026, Ini Deretan Aksi Sosial Gotong Royong yang Diimbau BPIP
Perkuat Pertahanan Papua Barat, Menhan Instruksikan Yonif TP 808/MM Dukung Sektor Kesejahteraan 
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Cek Kesiapan Operasional Satuan dan Memotivasi Prajurit di Tanah Papua
Berita ini 326 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:33 WIB

Tiga Jemaah Haji Asal Situbondo Wafat di Makkah, Salah Satunya Berusia 33 Tahun 

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:09 WIB

Sehari Pascacopot, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung!

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:48 WIB

Lewat Gerakan Gempur Rokok Ilegal, Pemkot Pekalongan dan Bea Cukai Tegal Perkuat Sinergi

Senin, 1 Juni 2026 - 09:02 WIB

Jamin Keberlanjutan Pendidikan, Kemenag Pekalongan Siapkan 5 Ponpes untuk Santriwati Padang Ati

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:02 WIB

Sambut Hari Lahir Pancasila 2026, Ini Deretan Aksi Sosial Gotong Royong yang Diimbau BPIP

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:25 WIB

Perkuat Pertahanan Papua Barat, Menhan Instruksikan Yonif TP 808/MM Dukung Sektor Kesejahteraan 

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:34 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Cek Kesiapan Operasional Satuan dan Memotivasi Prajurit di Tanah Papua

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:19 WIB

Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka

Berita Terbaru