LSM M-bara Menilai BPN Kota Pasuruan Tidak  Profesional

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA PASURUAN realitapublik.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) M-Bara menilai BPN Kota Pasuruan tidak profesional dalam melakukan pengukuran tanah milik saudara AL dengan mendatangi kantor BPN Kota Pasuruan yang beralamat di Jl. Diponegoro No.64, Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Dimana sebelumnya, pengukuran tanah yang dilakukan oleh pihak BPN Kota Pasuruan dilakukan sudah tiga kali namun hasilnya berbeda-beda.

 

Padahal, luas tanah yang tercatat di sertifikat adalah 8.300 meter persegi. Selisih pengukuran ini sangat merugikan pemilik tanah karena masyarakat membeli tanah berdasarkan luas yang tertera di sertifikat.

Baca Juga :  Sengketa Informasi Desa Samborejo Memasuki Tahap Pembuktian Alat Bukti

 

“Hasil pengukuran BPN selalu tidak sesuai dengan luas di sertifikat. Pengukuran pertama hanya 7.100 meter persegi, pengukuran kedua 7.400 meter persegi, dan yang ketiga 7.900 meter persegi. Ada selisih yang sangat merugikan pemilik tanah,” papar Saiful kepada awak media. Kamis (24/7/25)

 

Menurut Saiful, Pihak BPN Pasuruan berdalih bahwa kesalahan tersebut berasal dari pejabat-pejabat terdahulu. Dalih ini dinilai tidak dapat diterima dan sangat merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Radius Aman 5 Km Diberlakukan

 

“Masyarakat membeli tanah berdasarkan luas yang tertera di sertifikat. Produk BPN harus bisa dipertanggungjawabkan. Jika ada kesalahan, masyarakat yang dirugikan,” tambahnya.

 

LSM M-Bara juga kecewa karena kepala BPN Kota Pasuruan tidak dapat ditemui saat mereka mendatangi kantor BPN untuk menghadap. Pegawai di kantor BPN mengatakan bahwa kepala BPN sedang dinas luar dan memiliki kepentingan rapat di Malang.

Baca Juga :  Bantu Ringankan Beban Warga, CSR Kesehatan PT Bunga Mayang Panen Apresiasi Masyarakat
Mudrik didepan kantor BPN Kota Pasuruan nyatakan jika tidak ditemui segera, akan gelar aksi demo (foto: Saichu realitapublik.id)

Akibatnya, Mudrik Maulana selaku sekertaris DPP LSM M-Bara berencana menggelar aksi demo di depan kantor BPN Kota Pasuruan sebagai respons atas tidak profesionalnya BPN dalam menindaklanjuti surat aduan terkait kasus pengukuran tanah yang bermasalah.

 

“Kami sudah melayangkan surat terkait beberapa aduan, tapi sampai hari ini BPN tidak ada tindak lanjut yang profesional, dalam waktu dekat kita akan melakukan aksi demo ke kantor BPN Kota Pasuruan,” geram nya.

Penulis : Saichu

Editor : Red

Berita Terkait

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Berita Terbaru