Satlantas Polres Pasuruan Evakuasi Cepat Kecelakaan Pick-up, Arus Lalu Lintas Kembali Normal dalam 30 Menit

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, realitapublik.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan bertindak sigap mengevakuasi sebuah mobil pick-up yang mengalami kecelakaan di Simpang Empat Gudang Garam, Bangil, pada Jumat (1/8/25) pagi. Kecelakaan ini sempat menimbulkan kemacetan panjang saat jam sibuk.

 

Pick-up yang mengangkut kardus itu tidak dapat melaju karena kelebihan muatan. Akibatnya, kendaraan berhenti mendadak dan menghambat arus lalu lintas.

 

Dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie, petugas segera tiba di lokasi dan bekerja sama dengan warga setempat. Mereka bahu-membahu menurunkan muatan secara manual dan memindahkan kendaraan ke tempat yang aman.

Baca Juga :  Jalan Lintas Talang Ojan – Sukamaju Amblas, Akses Vital Menuju Ibu Kota PALI Nyaris Putus

 

“Penanganan cepat sangat diperlukan, apalagi di jam padat seperti ini. Keselamatan dan kelancaran lalu lintas adalah prioritas kami,” ujar AKP Derie di lokasi kejadian.

Berkat respons cepat tersebut, arus lalu lintas kembali normal dalam waktu kurang dari 30 menit. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Baca Juga :  Akselerasi Pendidikan Vokasi, Pemerintah Gulirkan Program Revitalisasi SMKN 3 Kotabumi

 

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Iriawan, memberikan apresiasi atas sinergi antara petugas dan warga. “Kami bangga atas respons cepat dari anggota Satlantas serta bantuan warga. Ini adalah bukti kolaborasi nyata demi menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan,” tuturnya.

 

Ahmad (37), seorang warga Bangil, juga memberikan tanggapan positif. “Biasanya kalau ada kecelakaan macetnya lama. Tapi ini cepat ditangani. Salut untuk Satlantas dan terima kasih juga buat warga yang ikut membantu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

 

Untuk mencegah kejadian serupa, Satlantas Polres Pasuruan mengimbau para pengemudi, terutama kendaraan angkutan barang, agar tidak membawa muatan berlebih. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan dan kelancaran di jalan raya.

Penulis : Koko

Berita Terkait

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Berita Terbaru